Ntvnews.id, Jayapura - Manajemen Persipura Jayapura memastikan akan mengajukan banding atas keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhkan sanksi larangan pertandingan tanpa penonton selama musim 2026/2027 serta denda total sebesar Rp240 juta kepada klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano, mengatakan pihaknya keberatan dengan hukuman yang dinilai sangat merugikan klub, terutama karena harus menjalani satu musim penuh tanpa dukungan penonton.
Baca Juga: PSSI Jatuhi Persipura Sanksi Berat Tanpa Penonton Semusim dan Denda Rp240 Juta
"Kami siap mengajukan banding atas keputusan Komdis PSSI terhitung sejak putusan 14 hari diberikan, karena sanksi ini merugikan tim terlebih satu musim bermain tanpa penonton," kata Benhur Tommy Mano di Jayapura, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Benhur, hukuman tersebut sangat memberatkan Persipura karena dukungan suporter dan masyarakat Papua memiliki pengaruh besar terhadap mental pemain maupun pemasukan klub dari penjualan tiket pertandingan.
Ia berharap Komdis PSSI mempertimbangkan kebijaksanaan dan kearifan dalam menjatuhkan sanksi kepada Persipura Jayapura.
Pihak manajemen juga menilai pertandingan tanpa penonton tidak sebanding dengan antusiasme masyarakat Papua dalam mendukung tim kebanggaan mereka.
"Persipura memecahkan rekor penonton terbanyak di Championship selama bermain di kandang. Ini berarti rating pertandingan otomatis naik. Dukungan suporter dan masyarakat berdampak terhadap mental pemain dan pendapatan klub dari penjualan tiket," kata Benhur.
Benhur menambahkan Persipura merupakan salah satu klub dengan kebutuhan finansial besar, mulai dari biaya akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan operasional tim.
Baca Juga: Polda Papua: 9 Orang Berpotensi Jadi Tersangka Kerusuhan Persipura
Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persipura Jayapura dan panitia pelaksana pertandingan setelah terjadi kerusuhan usai laga menghadapi Adhyaksa FC pada babak playoff di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis, 8 Mei 2026.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam sidang Komdis PSSI pada Rabu, 13 Mei 2026. Dalam surat keputusan Nomor 245/L2/SK/KD-PSSI/V/2026, Ketua Komite Disiplin PSSI Umar Husin menjatuhkan sanksi larangan menggelar pertandingan dengan penonton selama satu musim kompetisi 2026/2027.
"Klub Persipura Jayapura melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir terdapat suporter Persipura Jayapura memasuki area lapangan pertandingan dalam jumlah banyak dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," begitu petikan isi surat yang ditandatangani Umar Husin.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Penyidik melakukan olah TKP kerusuhan usai Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe (LE), Kabupaten Jayapura. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua) (Antara)