Ntvnews.id, Jakarta - Persijap Jepara menahan imbang Borneo FC dengan skor akhir 0-0 pada pekan ke-33 I.League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu.
Bermain di hadapan pendukung tuan rumah, Persijap mengambil inisiatif menekan pertahanan Borneo sejak menit-menit awal pertandingan. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu berusaha mengejutkan lawan melalui permainan cepat dan agresif demi memanfaatkan dukungan suporter yang memadati stadion.
Saat laga belum berjalan satu menit, Persijap langsung mengancam pertahanan Borneo melalui tembakan keras Alexis Gomes dari luar kotak penalti. Upaya tersebut sempat membuat lini belakang tim tamu terkejut, namun bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Setelah tekanan awal dari tuan rumah, Borneo FC perlahan mengambil alih penguasaan bola dan mulai membangun pola permainan. Tim berjuluk Pesut Etam mencoba mengendalikan tempo pertandingan dengan aliran bola dari lini tengah untuk membuka celah di pertahanan Persijap.
Peluang emas bagi tim tamu tercipta pada menit ke-17 melalui aksi individu Mariano Peralta. Pemain asal Argentina itu bergerak dari sisi kanan serangan dan berhasil menembus area pertahanan lawan. Namun, penyelesaian akhirnya belum maksimal sehingga kesempatan tersebut gagal berbuah gol.
Pertandingan kemudian berlangsung semakin terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan dengan pendekatan berbeda. Persijap lebih banyak mengandalkan skema serangan balik cepat, sementara Borneo tetap mencoba mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan secara sabar dari berbagai sisi lapangan.
Memasuki pertengahan babak pertama, intensitas pertandingan terus meningkat. Duel-duel antarpemain di lini tengah berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama berupaya mengontrol permainan. Persijap tampil disiplin dalam menjaga organisasi pertahanan, sedangkan Borneo mencoba memanfaatkan kreativitas para pemain depannya.
Menjelang akhir babak pertama, lini pertahanan Persijap kembali mendapatkan tekanan melalui peluang yang diperoleh Mariano Peralta pada menit ke-39. Peluang tersebut sempat membuka harapan bagi Borneo untuk memecah kebuntuan, namun upaya yang dilakukan masih belum mampu menaklukkan penjaga gawang tuan rumah.
Borneo memiliki beberapa peluang pada menit-menit menjelang berakhirnya babak pertama. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat berbagai kesempatan gagal dikonversi menjadi gol sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan intensitas permainan demi mencari gol pembuka. Tempo pertandingan berjalan lebih cepat dengan serangan yang dibangun secara bergantian. Persijap maupun Borneo sama-sama berupaya meningkatkan tekanan agar dapat memecahkan kebuntuan.
Meski demikian, solidnya lini pertahanan kedua tim menjadi faktor utama yang menggagalkan berbagai peluang. Setiap serangan yang dibangun berhasil diredam sehingga kedua tim kesulitan menciptakan peluang benar-benar bersih di depan gawang.
Pada menit-menit akhir pertandingan, Borneo berusaha meningkatkan tekanan untuk mencuri kemenangan. Namun, Persijap tetap tampil disiplin dan mampu mempertahankan area pertahanan mereka dari gempuran tim tamu. Kedua tim akhirnya harus puas berbagi poin setelah wasit meniup peluit panjang dengan skor tetap 0-0.
Hasil tersebut menjadi kerugian bagi Borneo FC dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini karena peluang yang semakin menipis. Tambahan satu poin membuat Borneo kini berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 76 poin atau teringgal dua poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung yang membukukan 78 poin.
ANTARA
Persijap Jepara menahan imbang Borneo FC dengan skor akhir 0-0 pada pekan ke-33 I.League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu. (IG PERSIJAP)