Ntvnews.id, Jakarta - Pemain Persib Bandung, Dion Markx memberikan klarifikasi soal insiden saat menghadapi PSM Makassar pada Minggu kemarin, 17 Mei 2025.
Dalam laga tersebut, Persib Bandung berhasil meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar. Hasil tersebut membuat Maung Bandung tinggal selangkah lagi menjadi juara Super League.
Duel tersebut sempat diwarnai kericuhan oknum suporter PSM Makassar yang masuk ke dalam stadion setelah pertandingan berakhir.
View this post on Instagram
Namun, beberapa suporter PSM Makassar melakukan tindakan tidak terpuji dengan melakukan penyerangan berupa tendangan terhadap pemain Persib Bandung yaitu Achmad Jufriyanto atau Jupe.
Dalam peristiwa tersebut, Dion Marks dan Jupe sedang berlari untuk memasuki ruang ganti pemain. Namun secara tiba-tiba mendapatkan serangan, kemudian Dion mencoba untuk melindungi Jupe.
Baca Juga: Arsenal Bisa Juara Liga Inggris di Tengah Pekan Ini, Asalkan...
"Saya sedang mencoba membela rekan saya Jupe dan diri saya sendiri yang sedang ditendang dan diserang oleh penggemar ini," tulis Dion Markx melalui akun resminya," kata Dion Markx melalui unggahan instagram.
"Ini adalah refleks saya, tapi untungnya di benak saya, saya pikir 'jangan pukul dia' sehingga Anda bisa melihat dengan jelas bahwa saya tidak memukulnya dan menjaga keadaan saya tenang, jadi saya sangat senang saya tidak menyentuhnya," sambung dia.
Pemain berusia 20 tahun itu mengatakan lebih lanjut bahwa peristiwa tersebut sebetulnya tidak boleh terjadi dalam dunia sepakbola. Mereka harus memberikan rasa aman kepada para pemain, khususnya bagi tim tamu.
"Semoga semua orang aman dan ini tidak akan terjadi lagi di masa depan karena ini sangat tidak aman bagi pemain," pungkas Dion Markx.
Dion Markx (Persib)