Shin Tae-yong Minta Kepercayaan Jakmania, Siap Bawa Persija Berjuang Raih Gelar Juara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jun 2026, 16:47
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pelatih baru Persija Shin Tae-yong pada jumpa pers pengenalan dirinya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar) Pelatih baru Persija Shin Tae-yong pada jumpa pers pengenalan dirinya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong, meminta dukungan penuh dari suporter setia Macan Kemayoran, Jakmania, setelah resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala tim untuk musim kompetisi 2026/2027.

STY diumumkan secara resmi di Jakarta International Stadium pada Senin. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dan akan memimpin Persija mulai musim depan.

Dalam sesi perkenalannya, Shin mengaku sudah mengenal fanatisme Jakmania sejak masih menangani tim nasional Indonesia. Menurut dia, dukungan besar yang diberikan kelompok suporter tersebut kerap terlihat saat pertandingan tim Garuda berlangsung.

"Saya tahu tentang Jakmania sebelumnya saat melatih timnas indonesia. Saya tahu banyak fans Jakmania datang untuk dukung timnas waktu itu," kata Shin Tae-yong.

Ia pun berharap seluruh elemen tim dapat bersatu demi mencapai target yang diinginkan bersama. Menurutnya, kepercayaan dari suporter menjadi faktor penting untuk membangun kekuatan tim dalam menghadapi kompetisi mendatang.

"Mohon kepercayaannya kepada saya, pemain dan klub, ketiganya menjadi satu dan akan berikan yang terbaik," kata dia.

Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu juga berjanji akan membangun tim yang memiliki semangat juang tinggi. Ia memastikan para pemain Persija akan tampil maksimal di setiap pertandingan demi membawa klub ibu kota meraih gelar juara yang belum berhasil diraih musim ini.

Sebagai informasi, Persija mengakhiri kompetisi musim 2025/2026 di posisi ketiga klasemen akhir dengan koleksi 71 poin. Raihan tersebut membuat Macan Kemayoran tertinggal delapan poin dari juara bertahan Persib Bandung dan runner-up Borneo FC.

Selain meminta dukungan moral, Shin juga berharap Jakmania terus memenuhi stadion pada setiap pertandingan kandang sehingga dapat meningkatkan motivasi para pemain di lapangan.

Baca Juga: Shin Tae Yong dan Jeje Nobar Timnas Indonesia di GBK

"Saya sekali lagi juga minta tolong (Jakmania) untuk memenuhi bangku atau kursi penonton agar pemain bisa semangat lagi," kata pria berusia 57 tahun tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Shin mengungkapkan bahwa sebelum menerima tawaran Persija, dirinya sempat mendapatkan penawaran dari tiga hingga empat klub lain. Namun, ia akhirnya memilih Persija setelah melakukan pembicaraan serius dengan manajemen klub.

"Sebenarnya, sebelum saya bertemu pemilik tim Jakarta, saya mendapat tawaran dari tiga atau empat tim. Di tengah-tengah itu, pemilik menghubungi saya secara pribadi, jadi kami mengadakan pertemuan. Selama pertemuan itu, saya akhirnya bergabung dengan tim Jakarta," jelas STY.

Keputusannya menerima pinangan Persija juga dipengaruhi kedekatannya dengan Indonesia setelah lima tahun tinggal dan bekerja sebagai pelatih tim nasional.

Baca Juga: Pesan Shin Tae Yong Kepada Timnas Garuda di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Bisa dibilang, selama tinggal di Jakarta selama lima tahun, saya benar-benar mencintai Jakarta dan Indonesia. Jadi walaupun ada tawaran lebih baik daripada Persija, di dalam hati saya selalu ingin kembali ke Indonesia. Itu yang membuat saya memilih Persija," kata dia.

Di luar tugas barunya sebagai pelatih Persija, Shin saat ini juga menjabat sebagai penasihat teknik tim nasional Football7 Indonesia setelah ditunjuk oleh Indonesia Football7 Federation pada akhir April lalu.

Menurut Shin, perannya di Football7 tidak akan mengganggu pekerjaannya bersama Persija karena tidak ada kontrak yang mengikat secara formal.

"Ya, hanya berjanji mempromosikannya. Karena mini soccer pun bisa dibilang itu sepak bola, jadi sebagai pelatih Persija hanya datang ke lapangan untuk bantu dan mendukung mereka itu tidak masalah sepertinya," kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close