Ntvnews.id, Jakarta - Prancis sukses dan berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di babak 32 besar, Les Bleus mengalahkan Swedia dengan skor 3-0.
Kylian Mbappé mencetak dua gol, sementara Bradley Barcola menambah keunggulan menjadi 2-0. Terutama Michael Olise, yang menyumbang dua assist, sulit dihentikan oleh Swedia. Prancis akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar. Pemenang pertandingan tersebut akan bertanding di perempat final melawan Maroko atau Kanada.
Pelatih kepala Didier Deschamps lebih memilih Lucas Digne daripada Theo Hernández sebagai bek kiri, sementara Adrien Rabiot ditempatkan di lini tengah menggantikan Manu Koné. Desiré Doué, yang sejauh ini belum terlalu beruntung di Piala Dunia ini, harus duduk di bangku cadangan digantikan oleh Barcola.
Di kubu Swedia, pelatih Graham Potter memilih formasi 3-4-2-1, yang saat Prancis menguasai bola lebih mirip formasi 5-2-2-1. Alexander Isak, Anthony Elanga, dan Viktor Gyökeres ditugaskan untuk menyulitkan pertahanan Prancis. Upaya tersebut cukup berhasil di awal pertandingan, dengan tendangan Isak yang masih bisa ditangkap oleh Mike Maignan.
Dikutip dari GOAL.com, Mbappé tampaknya akan mencetak gol pembuka. Bintang tim Prancis itu lolos dari belakang pertahanan Swedia dan menyelesaikan peluang dengan apik, namun ternyata ia berada dalam posisi offside tipis. Oleh karena itu, VAR Dennis Higler tidak perlu mengoreksi keputusan wasit Danny Makkelie. Tak lama setelah jeda minum, Prancis mendapatkan peluang terbesar mereka. Jules Koundé mengoper bola kepada Mbappé, yang dalam posisi bebas di tiang jauh melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.
Barisan pertahanan Swedia semakin menunjukkan celah-celah, yang sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat kualitas serangan Prancis yang luar biasa. Olise menonjol dengan tendangan salto spektakuler dari jarak sekitar lima belas meter dan, sama seperti Mbappé sebelumnya, bola membentur tiang gawang. Bola pantul dari Ousmane Dembélé meleset kurang dari setengah meter.
Tepat sebelum babak pertama berakhir, gol pembuka akhirnya tercipta. Olise mengambil tendangan sudut pendek ke arah Dembélé, yang membaca pergerakan Mbappé dengan baik dan memberikan umpan yang rapi. Mbappé mengelabui Gyökeres seolah-olah dia tidak ada di sana, lalu melesakkan bola ke sudut jauh: 1-0. Meskipun demikian, Swedia segera mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan, namun sayangnya Elliot Stroud melepaskan tembakan yang melambung di atas gawang saat berada dalam posisi yang menjanjikan.
Babak kedua baru berjalan tujuh menit ketika gol penentu tercipta. Olise memiliki ruang yang terlalu luas di sekitar kotak penalti dan mengoper bola kepada Barcola melalui sela-sela kaki bek mantan FC Twente, Gustaf Lagerbielke. Barcola memiliki ruang yang sangat luas dan melepaskan tendangan keras dan tinggi ke gawang, melewati Zetterström yang tak berdaya: 2-0.
Ketegangan sudah tidak terasa lagi karena perbedaan kualitas yang sangat besar. Prancis mendominasi, bermain dengan leluasa, dan beberapa kali nyaris mencetak gol ketiga melalui Olise, namun penyerang bintang Bayern München yang tampil luar biasa itu beberapa kali terhenti oleh penampilan gemilang Zetterström. Lima belas menit menjelang akhir pertandingan, gol itu akhirnya tercipta. Olise memberikan umpan terobosan yang brilian kepada Mbappé, yang dengan tenang menyelesaikannya: 3-0.
Dengan demikian, Mbappé kini menyamai Messi dengan enam gol di Piala Dunia ini. Pemain Argentina itu unggul satu gol dari pemain Prancis tersebut dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia. Di menit-menit akhir, Prancis sebenarnya bisa saja menambah gol, namun Swedia terhindar dari penderitaan lebih lanjut. Dengan demikian, Prancis kini akan berhadapan dengan Paraguay, yang secara mengejutkan berhasil menyingkirkan Jerman melalui adu penalti.
Prancis (4-2-3-1): Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Tchouameni, Rabiot; Barcola, Olise, Dembele: Mbappe.
Pelatih: Didier Deschamps (Prancis)
Swedia (3-4-2-1): Widell Zetterstrom; Lagerbielke, Lindelof, Gudmundsson; Stroud, Bergvall, Ayari, Svensson; Elanga, Isak; Gyokeres.
Pelatih: Graham Potter (Inggris)
Baca Juga: Adu Tajam Erling Haaland vs Kylian Mbappe, Mana yang Paling Gacor?
Mbappe Cetak Brace Lawan Swedia (IG PRANCIS)