Curhat Kevin Diks Musim Perdana di Borussia Monchengladbach: Kami Tak Mulai dengan Baik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 12:27
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kevin Diks Kevin Diks (IG Kevin Diks)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks mengungkapkan masa sulit ketika bermain untuk klub asal Jerman yaitu Borussia Monchengladbach yang kini berada di papan bawah.

Seperti diketahui Borussia Monchengladbach kini sedang berjuang untuk tidak masuk ke zona degradasi yang hanya terpaut tiga poin dari Werder Bremen yang ada di peringkat 17.

Borussia Monchengladbach kini berada di posisi 14 dan hanya mampu meraih lima kemenangan, tunjuk imbang dan 11 menelan kekalahan dari 23 pertandingan di Liga Jerman.

Kevin Diks <b>(Instagram @kevindiks2)</b> Kevin Diks (Instagram @kevindiks2)

Kevin Diks mengakui bahwa karirnya di Borussia Monchengladbach tidak berjalan mulus. Meskipun ia mendapatkan banyak menit bermain, akan tetapi hasil pertandingan belum yang diharapkan.

"Bisa dibilang, musim ini berliku-liku. Kami tidak memulai musim dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat. Saat ini, hasil positif kembali mengering," kata Kevin Diks dilansir situs resmi klub.

Baca Juga: Akumulasi Kartu Kuning, Bojan Hodak Digantikan Igor Tolic

"Secara pribadi, ini musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain. Tetapi sebagai tim, kami tidak mendapatkan hasil yang kami butuhkan saat ini," sambung dia.

Pemain berusia 29 tahun itu mengatakan lebih lanjut bahwa konsisten merupakan kunci kebangkitan. Arahan dari pelatih harus bisa dijalani dengan baik untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

"Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatunya dengan benar dan mengeksekusinya dengan rapi, minggu demi minggu, jika kami ingin membalikkan keadaan," ungkap mantan pemain FC Copenhagen itu.

"Saya yakin kita bisa melakukannya, tetapi tentu saja itu perlu terjadi secepat mungkin. Pada saat yang sama, kita tidak bisa mulai mempertanyakan semuanya," tutup dia.

x|close