Jika Iran Mundur, Tim Asia Ini Berpeluang Masuk ke Piala Dunia 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 12:35
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Trofi Piala Dunia FIFA 2026 yang dipajang di Pusat Budaya Italia di Vancouver, British Columbia, Kanada, Selasa 26 Agustus 2025. ANTARA/Xinhua/Liang Sen/aa. Trofi Piala Dunia FIFA 2026 yang dipajang di Pusat Budaya Italia di Vancouver, British Columbia, Kanada, Selasa 26 Agustus 2025. ANTARA/Xinhua/Liang Sen/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Timnas Iran memiliki kemungkinan untuk mundur dari gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Kabar tersebut muncul setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan ke Iran. Seperti disampaikan Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mahdi Taj mengungkapkan ketidak pastian untuk ikut gelaran Piala Dunia 2026.

"Tidak mungkin untuk mengatakan secara pasti, tetapi pasti akan ada respons. Hal ini akan dipelajari oleh para pejabat olahraga di tingkat tinggi negara dan akan ada keputusan tentang apa yang akan terjadi," kata Mehdi Taj dilansir Daily Mail, Selasa 3 Maret 2026.

Timnas Irak <b>(IG: iraqnt_en)</b> Timnas Irak (IG: iraqnt_en)

"Namun yang dapat kita katakan sekarang adalah bahwa karena serangan ini dan kekejamannya, jauh dari harapan kita untuk dapat menatap Piala Dunia dengan penuh optimisme," sambung dia.

Baca Juga: Persib Bandung Cuma Dapat 1 Poin Saat Lawan Persebaya, Ini Kata Marc Klok

Seperti diketahui, Piala Dunia 2026 bakal digelar pada bulan pertengahan bulan Juni. Namun jika Timan Iran memutuskan untuk mundur, maka negara mana yang bakal menggantikannya?

Menurut regulasi FIFA, yang berhak menggantikan yaitu runner up di babak playoff kualifikasi atau tim non kualifikasi peringkat tertinggi dari konfederasi tertentu.

"Irak akan menjadi kandidat terdepan jika mereka gagal lolos melalui final play-off antarbenua bulan ini melawan Bolivia atau Suriname," tulis Daily Mail.

Akan tetapi jika Irak berhasil lolos secara otomatis, maka Uni Emirat Arab yang mungkin bakal menggantikan Iran.

x|close