Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin PB IPSI 2026–2030, Siap Bawa Pencak Silat Mendunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Apr 2026, 09:07
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Menlu Sugiono dan Menpora Erick Menlu Sugiono dan Menpora Erick (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono resmi dipercaya memimpin Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk periode 2026–2030. Keputusan tersebut dihasilkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB IPSI yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (11/4), dengan Sugiono terpilih secara aklamasi oleh para peserta.

Penunjukan ini menandai awal kepemimpinan Sugiono dalam mengarahkan organisasi pencak silat nasional selama empat tahun ke depan. Ia diharapkan mampu melanjutkan sekaligus memperkuat peran pencak silat sebagai identitas budaya bangsa yang juga berprestasi di tingkat internasional.

Dukungan terhadap kepemimpinan Sugiono turut disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir

. Ia menilai pencak silat telah memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian olahraga Indonesia di ajang multievent dunia.

"Selamat atas terpilihnya Bapak Sugiono sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030. Pencak silat telah berkontribusi besar pada prestasi Indonesia di berbagai multi event internasional, dengan meraih 54 emas di SEA Games dan 14 emas di Asian Games," kata Erick. 

Erick juga menekankan pentingnya peran pencak silat tidak hanya dalam aspek olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter bangsa. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pencak silat sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan.

Baca Juga: Peran Ajudan di Balik Modus ‘Jatah’ OPD untuk Bupati Tuluangung, Jadi Penagih Aktif

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus menjadi warisan budaya yang harus dijaga," tambah dia. 

Lebih lanjut, ia optimistis kepemimpinan Sugiono mampu membawa pencak silat ke level yang lebih tinggi, termasuk memperluas pengaruhnya di kancah global. Dengan ratusan perguruan yang tersebar di seluruh Indonesia, potensi pengembangan dinilai sangat besar jika dikelola secara sistematis.

"Kami yakin di bawah kepemimpinan Bapak Sugiono, pencak silat akan terus menjadi jati diri bangsa sekaligus semakin mendunia. Selain itu, dengan potensi sekitar 840 perguruan, pengembangan yang terstruktur dapat mendorong pencak silat sebagai kekuatan dalam ekosistem budaya dan ekonomi," ujarnya. 

Sebelumnya, Munas PB IPSI dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan keputusan untuk tidak kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PB IPSI karena fokus pada tugas kenegaraan yang kini diembannya.

"Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai ketum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya. Sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua IPSI," ucap Prabowo.

Ke depan, kepengurusan baru PB IPSI di bawah Sugiono mengusung sejumlah agenda strategis. Salah satu target utama yang ingin dicapai adalah mendorong pencak silat agar dapat dipertandingkan di ajang Olimpiade, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kebanggaan nasional di mata dunia.

x|close