A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

PSSI Siapkan Kompetisi Baru Musim Depan, Akan Berjalan Bersamaan dengan Liga - Ntvnews.id

PSSI Siapkan Kompetisi Baru Musim Depan, Akan Berjalan Bersamaan dengan Liga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 11:35
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memegang jersi terbaru Timnas Indonesia saat peluncurannya di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). PSSI bersama jenama olahraga asal Spanyol, Kelme resmi meluncurkan jersi terbaru u Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memegang jersi terbaru Timnas Indonesia saat peluncurannya di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). PSSI bersama jenama olahraga asal Spanyol, Kelme resmi meluncurkan jersi terbaru u (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membocorkan rencana peluncuran kompetisi baru yang akan mulai digelar pada musim 2026/2027. Menariknya, turnamen tersebut dirancang berjalan beriringan dengan struktur liga yang sudah ada.

Saat ini, kompetisi sepak bola nasional terdiri dari beberapa kasta, yakni Super League (kasta 1), Championship (kasta 2), Liga Nusantara (kasta 3), dan Liga 4 (kasta 4). Kehadiran kompetisi baru ini diharapkan dapat menambah dinamika dan kualitas persaingan sepak bola Indonesia.

“Kami juga tengah mematangkan rencana menggulirkan kejuaraan yang akan berjalan bersamaan dengan liga,” ujar Erick melalui akun Instagram resminya, Rabu, usai memimpin rapat Exco PSSI bersama I.League.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu 11 Maret 2026. (ANTARA/Aloysius Lewokeda) <b>(Antara)</b> Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu 11 Maret 2026. (ANTARA/Aloysius Lewokeda) (Antara)

Meski demikian, Erick belum mengungkap detail terkait format maupun konsep kompetisi baru tersebut. Rapat tersebut turut membahas penguatan sistem kompetisi nasional, termasuk persiapan musim 2026/2027 serta pengembangan kompetisi usia dini.

Salah satu fokus utama adalah penetapan regulasi kompetisi yang dilakukan lebih awal. Langkah ini dinilai penting agar seluruh pemangku kepentingan memiliki perencanaan yang lebih matang, terukur, dan terintegrasi.

Baca Juga: Hugo Ekitike Cedera Achilles, Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026

Selain itu, PSSI bersama I.League juga menekankan pentingnya sinkronisasi kalender kompetisi dengan agenda tim nasional, program organisasi, serta berbagai event lokal dan internasional. Hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sepak bola nasional yang lebih profesional.

Dalam rapat tersebut, turut disoroti dampak penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di Super League dan Championship yang dinilai mampu meningkatkan daya saing kompetisi.

Berdasarkan data, tingkat kemenangan tim tuan rumah di Super League mencapai 44,86 persen, sementara tim tamu 30,45 persen dan hasil imbang 24,69 persen. Adapun di Championship, kemenangan tuan rumah tercatat 44,35 persen, tim tandang 29,57 persen, dan hasil seri 26,09 persen.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut kompetisi musim ini menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi rivalitas dan kualitas pertandingan.

“Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas. Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen. Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR,” ujar Ferry.

Tak hanya itu, I.League juga tengah menjajaki kolaborasi strategis dengan sejumlah liga top dunia seperti Eredivisie, La Liga, J.League, dan Bundesliga.

Selain kerja sama antar liga, I.League juga memperkuat kemitraan dengan FIFA, khususnya dalam aspek manajemen suporter dan keamanan pertandingan sebagai bagian dari peningkatan standar kompetensi nasional.

x|close