Ntvnews.id, Jakarta - Zeekr akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden kebakaran yang melibatkan SUV listrik Zeekr 7X di sebuah stasiun pengisian daya di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, China.
Melansir CarNewsChina, Senin (10/8/2026), insiden tersebut terjadi pada 9 Agustus 2026 dan tidak menimbulkan korban luka.
Petugas pemadam kebakaran setempat berhasil memadamkan api sebelum kendaraan terbakar sepenuhnya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Zeekr 7X Terbakar, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Dalam video yang beredar di media sosial China, Zeekr 7X terlihat terbakar ketika berada di area stasiun pengisian daya. Menariknya, kendaraan tersebut diketahui tidak sedang terhubung dengan perangkat pengisian daya ketika insiden terjadi.
Video memperlihatkan mobil tiba-tiba mengeluarkan asap yang kemudian disusul suara seperti ledakan. Tak lama kemudian, muncul percikan api dan kobaran api yang terlihat menyembur dari bagian bawah kendaraan.
Meski demikian, api tidak sampai melalap seluruh bodi Zeekr 7X. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil mengendalikan dan memadamkan api.
Kondisi kendaraan tersebut juga menjadi perhatian pengguna media sosial di China. Sejumlah warganet menyoroti bagian bagasi depan yang terlihat terbuka serta adanya penutup plastik yang terlepas dari kendaraan.
Namun, kondisi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran.
Zeekr Ungkap Mobil Pernah Mengalami Tabrakan Serius
Tak lama setelah insiden terjadi, Zeekr mengeluarkan pernyataan resmi. Berdasarkan penyelidikan awal, perusahaan menyebut Zeekr 7X yang terbakar tersebut pernah terlibat dalam kecelakaan serius.
Zeekr juga menyatakan kendaraan tersebut belum menjalani pemeriksaan maupun perbaikan di pusat layanan resmi setelah mengalami kecelakaan.
Meski demikian, perusahaan menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Zeekr mengingatkan kendaraan listrik yang mengalami kecelakaan perlu menjalani pemeriksaan menyeluruh, terutama pada bagian baterai, sistem tegangan tinggi, dan struktur bodi.
"Risiko keselamatan dapat muncul apabila kendaraan yang mengalami tabrakan tidak menjalani inspeksi dan perbaikan yang tepat," demikian poin utama dalam pernyataan Zeekr.
Zeekr Ingatkan Konsumen yang Ingin Membeli Mobil Listrik Bekas
Melalui insiden ini, Zeekr juga mengingatkan konsumen untuk lebih berhati-hati ketika membeli kendaraan listrik bekas. Perusahaan merekomendasikan calon pembeli untuk memeriksa riwayat kecelakaan dan perbaikan kendaraan.
Selain itu, kondisi baterai bertegangan tinggi serta sistem kelistrikan kendaraan juga perlu diperiksa guna memastikan aspek keselamatannya.
Hal ini menjadi penting karena kerusakan pada baterai atau sistem tegangan tinggi akibat kecelakaan tidak selalu terlihat dari kondisi eksterior kendaraan.
Baca Juga: Nissan Ubah Strategi Pengembangan Mobil, Terinspirasi Kecepatan Pabrikan China
Reputasi Zeekr sebagai Mobil Listrik yang Aman Kembali Disorot
Insiden kebakaran Zeekr 7X juga menjadi perhatian karena perusahaan sebelumnya pernah menonjolkan rekam jejak keselamatan kendaraan listriknya. Pada Mei 2024, Zeekr pernah menyatakan hingga saat itu tidak ada kendaraan produksinya yang mengalami kebakaran spontan tanpa faktor eksternal.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika total pengiriman kumulatif Zeekr telah mencapai sekitar 240.000 unit. Dalam dua tahun setelah pernyataan tersebut, perusahaan tidak lagi menyampaikan klaim serupa.
Meski begitu, Zeekr tetap memiliki citra sebagai salah satu merek kendaraan listrik yang memiliki perhatian tinggi terhadap aspek keselamatan.
Zeekr 7X Jadi Model Global
Zeekr 7X bukan hanya dipasarkan di China. SUV listrik ini juga menjadi salah satu model global Zeekr dan telah dipasarkan di sejumlah wilayah, termasuk Eropa, Asia Tengah, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Dari sisi keselamatan, Zeekr 7X mendapatkan rating keselamatan 5 bintang dari Euro NCAP pada 2025. Mobil tersebut mencatat skor 91% untuk perlindungan penumpang dewasa dan 90% untuk perlindungan anak.
Untuk pasar China, Zeekr 7X memiliki dimensi panjang 4.825 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.666 mm, dengan jarak sumbu roda 2.925 mm.
Zeekr menawarkan dua pilihan sistem penggerak. Varian RWD menghasilkan tenaga 370 kW atau sekitar 496 hp, sedangkan versi AWD memiliki tenaga hingga 585 kW atau sekitar 784 hp.
Untuk baterai, tersedia pilihan LFP berkapasitas 75 kWh dan baterai ternary NMC 103 kWh. Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuhnya berada di kisaran 620 hingga 802 km. Harga Zeekr 7X di pasar China berada di kisaran 229.800-269.800 yuan, atau sekitar US$34.060-39.985.
Berdasarkan data China EV DataTracker, Zeekr mengirimkan sebanyak 28.025 unit 7X di pasar domestik selama semester pertama 2026. Angka tersebut turun 4,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Spesifikasi Zeekr 7X Versi Global
Sementara itu, Zeekr 7X versi global memiliki dimensi yang sedikit berbeda, yakni panjang 4.787 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.650 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.900 mm.
Varian entry-level menggunakan satu motor listrik di gandar belakang dengan tenaga 310 kW atau sekitar 416 hp. Motor tersebut dipadukan dengan baterai LFP 75 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 480 km berdasarkan standar WLTP.
Zeekr juga menawarkan varian Long Range yang menggunakan motor listrik yang sama, tetapi dibekali baterai ternary NMC berkapasitas 100 kWh. Versi ini memiliki jarak tempuh hingga 615 km berdasarkan standar WLTP.
Untuk varian tertinggi, Zeekr 7X mengandalkan baterai 100 kWh yang dipadukan dengan dua motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga puncak hingga 475 kW atau sekitar 637 hp.
Terlepas dari insiden di Ningbo, Zeekr menegaskan penyebab kebakaran masih ditelusuri. Investigasi lebih lanjut akan menjadi kunci untuk memastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan kerusakan akibat kecelakaan sebelumnya atau faktor lainnya.
Zeekr 7X terlihat terbakar ketika berada di area stasiun pengisian daya. (Foto: Tangkapan layar YouTube @CarNewsChina)