Ntvnews.id, Jakarta - Mobil kei listrik BYD Racco langsung mencuri perhatian pasar Jepang. Hanya dua minggu setelah resmi diluncurkan, mobil listrik mungil besutan BYD tersebut telah mengantongi 1.002 pesanan.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi BYD yang tengah memperluas penetrasi pasar kendaraan listrik di Jepang.
Dikutip dari CarNewsChina, Selasa (11/8/2026), perusahaan asal China itu menargetkan dapat mengamankan 10.000 pesanan BYD Racco hingga akhir 2026.
Menariknya, varian tertinggi Racco 300 Premium menjadi pilihan favorit konsumen Jepang. Berdasarkan data hingga 9 Agustus, varian tersebut menyumbang sekitar 80% dari total pesanan.
BYD Racco Resmi Meluncur di Jepang
BYD Racco resmi memasuki pasar Jepang pada 28 Juli 2026. Mobil kei listrik ini ditawarkan dengan harga mulai 2.140.000 yen (sekitar Rp239 jutaan) hingga 2.497.000 yen (Rp279 jutaan), sebelum subsidi pemerintah. (Kurs ¥1= Rp112,0)
BYD menyediakan tiga pilihan varian, yakni Racco 200, 300 Plus, dan 300 Premium. Mengutip laporan Nikkei, hingga 9 Agustus 2026 BYD Racco telah mencatatkan 1.002 pesanan.
Dari jumlah tersebut, varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi sebesar 80%, sementara Racco 300 Plus menyumbang 14% dan varian 200 sebesar 6%.
Data survei pelanggan juga menunjukkan pola menarik. Sebanyak 35,7% konsumen membeli Racco sebagai kendaraan tambahan, sementara 35,7% lainnya mengganti kendaraan lama mereka dengan mobil kei listrik tersebut.
Adapun 26,8% pembeli merupakan konsumen yang baru pertama kali memiliki mobil.
Mobil Kei Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 320 Km
BYD Racco dirancang khusus untuk memenuhi karakteristik mobil kei yang populer di Jepang.
Mobil ini menggunakan sistem penggerak roda depan dengan desain bodi mengotak dan dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda 2.520 mm.
Dengan radius putar minimum hanya 4,8 meter, Racco dirancang agar mudah bermanuver di jalan perkotaan Jepang yang relatif sempit.
Mobil listrik ini memiliki empat kursi dan menyediakan kapasitas bagasi hingga 280 liter. Untuk sumber tenaga, BYD Racco tersedia dengan dua pilihan baterai LFP berkapasitas 22,4 kWh dan 35,84 kWh.
Baterai tersebut menggerakkan motor listrik dengan tenaga puncak 47 kW atau sekitar 63 hp dan torsi maksimum 160 Nm.
Tergantung kapasitas baterai yang dipilih, BYD Racco mampu menempuh jarak sekitar 210 km hingga 320 km dalam sekali pengisian daya.
Baca Juga: BYD Geser Honda! Penjualan Mobil Naik 18,3% hingga Juli 2026
Dilengkapi ACC dan AEB sebagai Fitur Standar
BYD juga membekali Racco dengan sejumlah fitur keselamatan dan teknologi bantuan berkendara.
Pada varian Racco 200, pengisian daya DC dapat dilakukan dengan daya hingga 35,8 kW melalui port CHAdeMO.
Sementara varian dengan baterai berkapasitas lebih besar mendukung pengisian daya hingga 49,7 kW.
Salah satu daya tarik BYD Racco adalah fitur adaptive cruise control (ACC) dan autonomous emergency braking (AEB) yang tersedia sebagai perlengkapan standar.
Di bagian interior, mobil kei listrik ini mengusung layar sentuh berukuran 10,1 inci serta sistem audio dengan hingga enam speaker.
Nissan Sakura Jadi Rival Utama BYD Racco
Kehadiran BYD Racco membuat persaingan di segmen mobil kei listrik Jepang semakin menarik. Salah satu rival utamanya adalah Nissan Sakura.
Nissan Sakura menggunakan baterai berkapasitas 20 kWh yang menggerakkan motor listrik 47 kW atau 63 hp pada roda depan.
Mobil tersebut memiliki jarak tempuh hingga 112 km berdasarkan pengujian WLTC. Dari sisi harga, Nissan Sakura ditawarkan mulai 2.448.600 yen (Rp274 jutaan).
Pada 2025, Nissan tercatat telah mengirimkan 14.093 unit Sakura di pasar Jepang.
BYD Terus Perkuat Penjualan Global
Kesuksesan awal BYD Racco di Jepang datang ketika penjualan global BYD terus menunjukkan pertumbuhan.
Berdasarkan data China EV DataTracker, BYD mencatat penjualan global sebanyak 411.072 unit kendaraan pada Juli 2026, naik 20,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, ekspor mencapai 179.841 unit, atau sekitar 43,7% dari total penjualan global BYD. Di Jepang sendiri, BYD mengirimkan 383 kendaraan pada Juli 2026.
Mobil kei listrik BYD Racco langsung mencuri perhatian pasar Jepang. (Foto: Istimewa via CarNewsChina)