Ntvnews.id, Jakarta - Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, melakukan penarikan (recall) terhadap 3.445 unit kendaraan di Australia akibat potensi gangguan pada panel instrumen (instrument cluster).
Berdasarkan laporan dari Drive pada Kamis waktu setempat, masalah tersebut berkaitan dengan kemungkinan layar panel instrumen tidak menampilkan informasi saat kendaraan sedang digunakan.
Kondisi ini berisiko membuat pengemudi tidak dapat melihat informasi penting, seperti kecepatan kendaraan, indikator bahan bakar, serta berbagai peringatan sistem keselamatan.
Baca Juga: Hyundai dan TVS Garap Kendaraan Listrik Roda Tiga di India, Siap Revolusi Mobilitas Perkotaan
Tidak tampilnya informasi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, karena mengurangi kesadaran pengemudi terhadap kondisi kendaraan saat berkendara.
Hyundai menyampaikan bahwa pihaknya akan menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak, termasuk model Kona, Tucson, Sonata, Santa Fe, Ioniq 9, dan Palisade, untuk dilakukan perbaikan.
Baca Juga: Recall ICCU Hyundai dan Kia Digugat: Masalah Mobil Listrik Belum Tuntas, Pemilik Kembali Dirugikan
Proses perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak tanpa biaya. Dalam beberapa kasus, pembaruan dapat dilakukan secara over-the-air (OTA) atau dengan membawa kendaraan ke dealer resmi terdekat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Hyundai dalam menjaga keselamatan konsumen serta memastikan seluruh kendaraan tetap memenuhi standar operasional yang berlaku.
(Sumber: Antara)
Hyundai Santa Fe hybrid. ANTARA/HO-hyundai. (Antara)