Menlu Ungkap Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Sempat Tertunda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 04:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias (Sekretariat Presiden)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis dilakukan untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda.

Prabowo diketahui tengah menjalani kunjungan kenegaraan ke Prancis dan tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa, 26 Mei 2026 pagi.

"Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu saya kalau tidak salah tanggal, bulan April kunjungan yang diharapkan dilaksanakan, namun waktu yang tidak cocok pada saat itu," ujar Sugiono kepada wartawan, Rabu, 27 Mei 2026.

Sugiono menjelaskan, undangan tersebut kembali disampaikan Macron ketika Prabowo melakukan kunjungan ke Paris beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan kedua kepala negara itu, Macron kembali mengajukan waktu kunjungan yang kini akhirnya terlaksana.

Baca Juga: Meksiko Perketat Pengawasan Kesehatan Jelang Piala Dunia 2026 akibat Ancaman Ebola

"Pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris, itu juga dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang, yang saat ini," ujarnya.

Menurut Sugiono, karena undangan tersebut sudah dua kali diajukan, Prabowo akhirnya memutuskan memenuhi undangan Macron sekaligus melakukan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prancis itu ke Indonesia.

"Karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua kali, beliau Pak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kenegaraan tersebut. Sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia," ujarnya.

Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias <b>(Sekretariat Presiden)</b> Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias (Sekretariat Presiden)

Sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, Prabowo diketahui cukup aktif membangun hubungan diplomatik dengan Prancis. Dalam sekitar satu setengah tahun masa pemerintahannya, Prabowo tercatat telah empat kali mengunjungi Prancis dan menerima satu kali kunjungan Macron beserta delegasinya ke Indonesia.

Dalam lawatan kali ini, Prabowo dijadwalkan menjalani sejumlah agenda resmi guna memperkuat hubungan kerja sama kedua negara.

Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Prancis akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, energi terbarukan, mineral kritis, pendidikan, sains, hingga inovasi.

Selain itu, kunjungan kenegaraan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemitraan yang dinilai lebih seimbang dan memberikan manfaat bagi pembangunan nasional, khususnya dalam pengembangan ekosistem industri, investasi hilirisasi, penguasaan teknologi, serta inovasi industri masa depan.

x|close