A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: helpers/banner_helper.php

Line Number: 103

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 103
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 81
Function: gpt

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 116
Function: gen_ads

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

BMKG: Waspada Banjir Rob, Hindari Jalur Pantura Demak - Ntvnews.id

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: gpt

Filename: banner/gpt.php

Line Number: 1

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/views/banner/gpt.php
Line: 1
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 82
Function: view

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 116
Function: gen_ads

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

BMKG: Waspada Banjir Rob, Hindari Jalur Pantura Demak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mar 2025, 15:58
thumbnail-author
Katherine Talahatu
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepadatan lalu lintas jalur mudik menuju pantura di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit. Kepadatan lalu lintas jalur mudik menuju pantura di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit. (ANTARA/Siti Nurhaliza/aa.)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau pemudik Lebaran untuk menghindari jalur pantai utara Jawa (Pantura), khususnya ruas Kota Semarang - Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada sore hingga malam hari akibat banjir rob.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyampaikan di Jakarta pada Jumat, 28 Maret 2025 bahwa banjir rob atau banjir pesisir di wilayah Pantura diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan, terutama pada sore hingga malam hari. 

"Tepatnya banjir ROB akan menggenangi jalan mulai sari pukul 15.00 WIB - 19.00 WIB. Jadi kami merekomendasikan supaya pemudik aman, diharapkan bisa melintas sebelum pukul 14.00 WIB dan setelah pukul 20.00 WIB," kata dia. 

Eko menegaskan bahwa BMKG telah mengeluarkan peringatan dini secara luas mengenai potensi banjir rob di Jalur Pantura sebagai panduan bagi pemudik, yang mulai berlaku sejak Kamis, 6 Maret 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas video yang beredar di media sosial mengenai kemacetan lalu lintas di Jalur Pantura Semarang-Demak.

Baca juga: BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini

Kemacetan tersebut terjadi di ruas jalan Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang tergenang banjir setinggi 10-40 cm pada Kamis, 27 Maret 2025 malam.

Dalam peringatan dini, BMKG memperkirakan potensi banjir rob akan terjadi pada 7–12 Maret 2025 dan 22–27 Maret 2025 di beberapa wilayah, termasuk Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang.

Tim Meteorologi Maritim BMKG menjelaskan bahwa banjir rob ini dipicu oleh fenomena bulan purnama (Perigee) pada 7 Maret 2025 dan bulan baru (Super New Moon) pada 29 Maret 2025, yang menyebabkan peningkatan ketinggian air laut maksimum di berbagai kawasan pesisir Indonesia, termasuk pesisir utara Jawa.

BMKG juga menyediakan layanan informasi peringatan dini dan prakiraan cuaca berbasis digital yang dapat diakses secara real-time melalui situs web infoBMKG atau https://maritim.bmkg.go.id/cuaca/peringatan/banjir serta https://signature.bmkg.go.id/dwt/. Layanan ini dapat digunakan secara gratis selama 24 jam.

Selain itu, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas telah mendirikan posko informasi cuaca untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Posko ini terintegrasi dengan petugas gabungan dari BPBD, Ditlantas, dan Satlantas Polres setempat. 

"Semua informasi sudah terintegrasi. Bahkan, sudah kami sampaikan peringatan dini banjir ROB ini kepada Gubernur Jawa Tengah jauh hari," ungkapnya.

(Sumber: Antara)

x|close