Ntvnews.id, Jakarta - Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk menggunakan satu kartu uang elektronik (e-Toll) yang sama saat melakukan transaksi di gerbang tol.
Imbauan ini terutama berlaku pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, serta Jalan Tol JORR II, guna menghindari kendala saat pembayaran.
"Kartu elektronik yang sama untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan juga untuk tapping di gerbang tol keluar," ujar Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Widiyatmiko Nursejati dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 19 Maret 2026.
Selain itu, masyarakat juga diminta mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan layak jalan, kondisi pengemudi yang prima, hingga kecukupan bahan bakar dan saldo e-Toll agar perjalanan tetap nyaman.
Baca Juga: Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol Hingga 46 Persen pada 15–16 Maret 2026
Pada H-3 libur Idul Fitri 1447 Hijriah atau Rabu 18 Maret 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak Bogor melalui Gerbang Tol Cikupa dan Ciawi 1 mencapai 94.561 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat 16,54 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 81.140 kendaraan.
Secara rinci, volume kendaraan di Gerbang Tol Cikupa arah Merak tercatat sebanyak 49.913 kendaraan atau naik 4,32 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 47.847 kendaraan.
Sementara itu, lalu lintas di Gerbang Tol Ciawi 1 menuju Puncak Bogor mencapai 44.648 kendaraan atau meningkat 34,11 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 33.293 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, arus lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Tercatat sebanyak 76.460 kendaraan melintas, atau naik 15,26 persen dibandingkan volume normal sebesar 66.336 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta tercatat sebanyak 56.257 unit atau turun 2,16 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 57.499 kendaraan.
Di Gerbang Tol Cileunyi, tercatat sebanyak 44.852 kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, meningkat 37,87 persen dibandingkan volume normal sebanyak 32.533 kendaraan.
Sedangkan kendaraan yang kembali menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat sebanyak 29.584 unit atau naik 2,96 persen dari kondisi normal sebesar 28.734 kendaraan.
Baca Juga: Jasa Marga Catat 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-10 hingga H-8 Lebaran 2026
Adapun volume kendaraan menuju Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur tercatat sebanyak 31.608 kendaraan atau turun 6,49 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 33.803 kendaraan.
Sementara kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 26.673 kendaraan atau lebih rendah 7,27 persen dari kondisi normal sebanyak 28.765 kendaraan.
Jasa Marga memprediksi volume kendaraan di wilayah Bandung dan Jabodetabek masih akan mengalami peningkatan pada hari H Idul Fitri 1447 Hijriah, terutama saat masyarakat melakukan perjalanan wisata dan silaturahmi.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Kartu elektronik tol. ANTARA FOTO/Risky Andrianto. (Antara)