Ntvnews.id, Jakarta - Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mulai mencatat peningkatan volume lalu lintas arus balik libur Idulfitri 1447H/2026 M menuju Jabodetabek dan Jawa Barat pada Senin 23 Maret 2026.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan untuk lalu lintas Jabodetabek meningkat 33,83 persen dibanding lalu lintas transaksi normal.
"Total sebanyak 184.947 kendaraan atau meningkat 33,83 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 138.196 kendaraan transaksi yang kembali menuju Jabodetabek melalui empat Gerbang Tol (GT) ," ucap Widiyatmiko dalam keterangan tertulisnya, Selasa 24 Maret 2026.
Baca juga: Jasa Marga Catat 2,43 Juta Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara Saat Lebaran 2026
Lalu Lintas Jabodetabek
1. GT Halim
Volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 65.867 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 15,99 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 56.789 kendaraan.
2. GT Cikunir 6
Volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir arah Jakarta mengalami kenaikan Signifikan, tercatat sebanyak 19.644 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 194,82 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 6.663 kendaraan.
3. GT Cikupa
Volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Jakarta mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 47.875 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 10,63 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 43.274 kendaraan.
4. GT Ciawi 2
Peningkatan Signifikan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 51.561 kendaraan, jumlah ini naik sebanyak 63.84 persen terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 31.470 kendaraan.
Baca juga: Jasa Marga Terapkan Buka Tutup Rest Area Tol Japek Saat Arus Balik 2026
Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terjadi peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta, tercatat total sebanyak 78.734 kendaraan melintas, atau naik sebesar 38,78 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 56.732 kendaraan.
Sedangkan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 75.045 kendaraan melintas, atau naik sebesar 16,83 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 64.235 kendaraan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol.
1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Terpantau sebanyak 44.822 kendaraan melaju menuju Jakarta atau Bandung dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik signifikan sebesar 57,76 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 28.412 kendaraan.
Sedangkan Volume lalu lintas transaksi yang menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 38.431 kendaraan atau naik sebesar 21 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.761 kendaraan.
2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 33.912 kendaraan atau naik sebesar 19,75 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.320 kendaraan.
Volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (keluar) menuju Bandung tercatat 36.614 kendaraan atau naik sebesar 12,75 persen dari lalin normal sebanyak 32.474 kendaraan.
"Volume kendaraan di wilayah Bandung dan Jabodetabek diprediksi masih akan tinggi pada hari H+4 Idulfitri 1447 H sebagai lalu lintas wisata dan silaturahmi, serta puncak arus balik menuju Jabodetabek," tandasnya.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mulai mencatat peningkatan volume lalu lintas arus balik libur Idulfitri 1447H/2026 M menuju Jabodetabek dan Jawa Barat pada Senin 23 Maret 2026.