BRI Ingatkan Modus Penipuan KUR Lewat Tautan Tidak Resmi dan Media Sosial

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 09:05
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Gedung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) di Jakarta. ANTARA/HO-BRI Ilustrasi - Gedung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) di Jakarta. ANTARA/HO-BRI (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengingatkan masyarakat terkait maraknya penawaran kredit usaha rakyat (KUR) melalui tautan tidak resmi dan media sosial yang merupakan modus penipuan dengan mencatut nama perusahaan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut tidak berasal dari BRI dan tidak memiliki kaitan dengan layanan maupun operasional perseroan.

"Seluruh proses pengajuan KUR BRI dapat diakses masyarakat melalui kantor cabang, kantor cabang pembantu, BRI Unit, Teras BRI serta BRILink Agen atau menghubungi tenaga pemasar BRI di seluruh Indonesia, dan tidak dipungut biaya apapun di awal," kata Akhmad dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga: Laba Bersih BRI Naik 13,74 Persen, Sentuh Rp15,5 Triliun di Kuartal I 2026

Perseroan pun mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses atau mengeklik tautan yang tidak resmi guna menghindari potensi penipuan.

Selain itu, BRI menegaskan tidak pernah meminta data rahasia nasabah seperti PIN, kata sandi (password), maupun kode OTP dalam kondisi apa pun.

Setiap permintaan terhadap data pribadi tersebut dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran yang menjanjikan pencairan dana secara cepat dengan persyaratan yang tidak wajar, serta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi BRI.

Baca Juga: Bos BRI Sarankan Investor Lirik Saham Blue Chip Saat IHSG Terkoreksi

Adapun kanal resmi yang dapat digunakan antara lain situs web www.bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @bankbri_id dan @kontakbri, Facebook Bank BRI, serta layanan Contact BRI di nomor 14017/1500017.

Akhmad menambahkan bahwa BRI secara konsisten terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan digital.

Selain itu, perseroan juga aktif berkoordinasi dengan otoritas serta pihak terkait untuk menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

BRI menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan layanan perbankan dan kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

(Sumber: Antara)

x|close