Ntvnews.id, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan Muhammad Cholil Nafis sebagai Komisaris Independen.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.
Selain itu, dalam forum yang sama, perseroan juga menunjuk Sigit Pramono yang merupakan Rektor Institut Agama Islam SEBI sebagai Komisaris.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan bahwa keputusan tersebut masih menunggu persetujuan regulator.
Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Resmi Jadi BUMN Usai Kantongi Status Persero
“Penetapan akan tersebut berlaku efektif setelah lulus fit and proper OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” kata Anggoro di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Dengan adanya penetapan ini, berikut susunan terbaru pengurus BSI:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Muhadjir Effendy
- Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
- Komisaris: Mochamad Agus Rofiudin
- Komisaris: Kamaruddin Amin
- Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra
- Komisaris Independen: Addin Jauharudin
- Komisaris: Sigit Pramono
- Komisaris Independen: Muhammad Cholil Nafis
Baca Juga: RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Program Buyback Saham
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
- Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
- Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husainy
- Direktur Information Technology: Muharto Hadi Suprapto
- Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
- Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
- Direktur Compliance & Human Capital: Arief Adhi Sanjaya
- Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
- Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
- Direktur Treasury & International Banking: Firman Nugraha
Dewan Pengawas Syariah:
- Ketua: Hasanudin
- Anggota: Mohamad Hidayat
- Anggota: Oni Sahroni
- Anggota: Jaih Mubarok
- Anggota: Abdul Ghofur Maimoen
(Sumber: Antara)
Tangkapan layar - Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo menghadiri Konferensi Pers Daring Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Selasa 5 Mei 2026. ANTARA/Uyu Septiyati Liman. (Antara)