Infografik: Pemerintah Luncurkan Stimulus Industri Hadapi Lonjakan Harga Bahan Baku

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mei 2026, 13:47
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemerintah mengumumkan stimulus untuk sektor industri pengolahan, Selasa (28/4), dalam merespons kenaikan harga bahan baku akibat konflik di Timur Tengah, seperti berikut. Pemerintah mengumumkan stimulus untuk sektor industri pengolahan, Selasa (28/4), dalam merespons kenaikan harga bahan baku akibat konflik di Timur Tengah, seperti berikut. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengumumkan paket stimulus bagi sektor industri pengolahan guna merespons lonjakan harga bahan baku global yang dipicu konflik di kawasan Timur Tengah.

Kebijakan ini disampaikan sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan industri di tengah tekanan biaya produksi yang meningkat akibat terganggunya rantai pasok internasional.

Baca Juga: Seskab Teddy Hadiri Rapat Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi untuk Jaga Stabilitas Nasional

Sejumlah kebijakan utama dalam paket stimulus tersebut antara lain pembebasan bea masuk impor bahan baku plastik selama enam bulan ke depan dari sebelumnya sebesar 5–15 persen.

Selain itu, pemerintah juga menghapus bea masuk impor LPG yang sebelumnya dikenakan tarif 5 persen. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya produksi, khususnya bagi industri yang sangat bergantung pada bahan baku impor.

Berikut Infografiknya:

Pemerintah mengumumkan stimulus untuk sektor industri pengolahan, Selasa (28/4), dalam merespons kenaikan harga bahan baku akibat konflik di Timur Tengah, seperti berikut. <b>(Antara)</b> Pemerintah mengumumkan stimulus untuk sektor industri pengolahan, Selasa (28/4), dalam merespons kenaikan harga bahan baku akibat konflik di Timur Tengah, seperti berikut. (Antara)

(Sumber: Antara)

x|close