Bos BGN Potong Anggaran MBG Rp40 T, Purbaya: Setuju! Apalagi Kalau Lebih Banyak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jun 2026, 16:55
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwah Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan efisiensi anggaran lanjutan. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwah Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan efisiensi anggaran lanjutan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwah Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan efisiensi anggaran lanjutan.

Namun, ia memastikan langkah penghematan tersebut tidak akan mengurangi kualitas maupun porsi gizi makanan yang diterima masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BGN Nanik S Deyang saat bertemu dengannya di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis 25 Juni 2026. 

Ia belum mengungkapkan besaran anggaran yang akan dihemat. Namun, menurutnya, nilai efisiensi tersebut cukup besar dan akan diumumkan langsung oleh BGN.

"Kemarin saya ketemu kepala BGN. Sudah ke sini dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN, saya pikir cukup signifikan, tapi nanti biar kepala BGN yang mengumumkan," ucap Purbaya, Jumat 26 Juni 2026.

Baca juga: Purbaya Tarik Bertahap Dana SAL Rp300 Triliun dari Himbara

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan penghematan anggaran tidak akan berdampak pada kualitas menu Program MBG. 

Sebaliknya, pemerintah ingin memastikan makanan yang diberikan tetap memenuhi standar gizi.

“Tetap. Jadi justru dipastikan makanannya tetap bergizi. Nanti deh, saya bukan ahli gizi. Yang jelas SDMnya diperbaikin. Kalaunggak salah mereka akan meng-hire lebih banyak ahli gizi di situ,” lanjutnya.

Selain membahas efisiensi anggaran, pertemuan tersebut juga membahas berbagai kendala yang dihadapi BGN dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait pengawasan operasional di daerah.

Untuk memperkuat pengawasan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap mendorong jajarannya di daerah guna membantu memantau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saya bilang begini, kalau begitu ya udah. Yang nguasain di daerah-daerah biar aja Kementerian Keuangan. Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya. Mereka setuju,” beber Purbaya.

Adapun nilai pemangkasan diperkirakan mencapai sekitar Rp 40 triliun, bahkan bisa lebih besar. Ia mendukung adanya kelanjutan penghematan anggaran agar program MBG terus berjalan.

Baca juga: Purbaya Sidak Perusahaan Baja China di Pulogadung, Cek Dugaan Pengemplangan Pajak

"Saya setuju, apalagi kalau dipotong lebih banyak lagi. Iya, tapi biar programnya jalan,” kata Purbaya.

Sebelumnya, pemerintah telah memangkas pagu anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN Tahun Anggaran 2026 dari semula Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun dan masih akan dilakukan penghematan.

x|close