Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa Danantara Housing akan membangun rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di atas lahan hibah yang berada di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Kita ada nanti Danantara Housing yang akan membangun. Dan juga tentunya kalau pembiayaannya dengan pihak perbankan. Dan ini yang paling penting, kita juga akan menghitung berapa pastinya agar bisa cicilan ini tidak memberatkan dan benar-benar bisa dilakukan oleh masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Rosan di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Rosan menjelaskan, Danantara telah menjalin koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam menyiapkan perencanaan, target, hingga pelaksanaan proyek tersebut agar seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.
Karena proyek tersebut ditujukan untuk pembangunan rusun subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, menurutnya harga hunian yang ditawarkan harus tetap terjangkau.
Baca Juga: Purbaya Restui PPN DTP Jaga Harga Rusun Subsidi Tetap Terjangkau
"Dan tidak hanya mulai dari segi pembangunan perumahan tersebut, tapi kita pun melakukan pembiayaan, baik pembiayaan untuk proyek itu sendiri (maupun) juga tentunya pembiayaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, agar bisa mendapatkan akses finansialnya dari pihak perbankan," kata Rosan.
Ia menambahkan, Danantara ingin memastikan seluruh aspek dalam proyek tersebut dipersiapkan secara menyeluruh agar pelaksanaannya berjalan baik sekaligus sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan bahwa lahan hibah di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, akan dimanfaatkan untuk membangun hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Menurut Maruarar, pendanaan pembangunan rusun subsidi di kawasan tersebut sepenuhnya berasal dari Danantara.
Baca Juga: Menteri PKP Targetkan Rusun Subsidi Meikarta Akad Akhir 2026
Ia menjelaskan, Kementerian PKP berperan sebagai regulator dalam program tersebut. Adapun proses pembiayaan dan pembangunan dilaksanakan oleh Danantara, sedangkan lahan berasal dari hibah PT Lippo Cikarang seluas 30 hektare yang tersebar di tiga lokasi pembangunan.
Maruarar juga menyebut proyek itu ditargetkan menghadirkan sekitar 141.000 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang akan dibangun di tiga lokasi yang telah disiapkan.
Ia berharap proyek rumah susun subsidi tersebut menjadi salah satu pengembangan hunian vertikal terbesar di Indonesia sehingga dapat membantu para pekerja memiliki tempat tinggal yang layak dengan lokasi yang dekat dengan pusat ekonomi maupun kawasan industri.
(Sumber: Antara)
Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 (Antara)