Pimpinan KPK Temui Purbaya, Minta Tambahan Anggaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 16:44
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengabulkan seluruh usulan tambahan anggaran kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun anggaran 2027 yang nilainya mencapai Rp900 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengabulkan seluruh usulan tambahan anggaran kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun anggaran 2027 yang nilainya mencapai Rp900 triliun. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 9 Juli 2026. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Robert Leonard Marbun mengatakan, dalam pertemuan itu hadir Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakil Ketua KPK, serta sejumlah pejabat KPK lainnya.

Ia mengungkapkan pertemuan tersebut membahas kebutuhan anggaran KPK untuk tahun anggaran 2026 dan 2027. Pembahasan dalam pertemuan itu berfokus pada kebutuhan belanja KPK, terutama belanja operasional.

"Bahas mengenai kebutuhan anggaran KPK aja. Anggaran dia untuk belanja 2026 sama 2027," ucap Robert, Kamis 9 Juli 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Robert Leonard Marbun <b>(Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)</b> Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Robert Leonard Marbun (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Baca juga: KPK Sita 12.000 Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing Saat Pemeriksaan Kasus Suap

Lebih lanjut, Robert mengungkapkan KPK memang mengajukan tambahan anggaran. 

Meski demikian, usulan tersebut masih akan diproses sesuai mekanisme penyusunan anggaran pemerintah.

"Iya minta tambah, nanti kan mereka mengajukan lagi, nanti kita proses nanti," lanjutnya.

Namun, ia masih enggan mengungkap besaran tambahan anggaran yang diajukan. Ia hanya memastikan nilainya tidak mencapai triliunan rupiah.

"Enggak sih, enggak T," katanya saat ditanya nominal tambahan anggaran.

Baca juga: Usai Bertemu Purbaya, Said Iqbal Umumkan Aksi Buruh di Kemenkeu Besok Batal

Robert mengungkapkan tambahan anggaran tersebut antara lain dibutuhkan untuk mendukung belanja operasional KPK serta kemungkinan pengadaan peralatan baru.

"Tadi dia lebih banyak untuk belanja operasional. Terus ada diskusi-diskusi tentang kemungkinan kan ada perlu alat baru," tandasnya.

x|close