Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis pada perdagangan Kamis 16 Juli 2026.
Adapun mata uang Garuda turun 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp18.071 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah sebenarnya memiliki peluang untuk menguat seiring tekanan terhadap dolar AS yang mereda.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang kembali melemah setelah data inflasi produsen AS yang lebih lemah dari perkiraan," ucap Lukman, Kamis 16 Juli 2026.
Baca juga: Rupiah Bergerak Menguat ke Rp18.070 per Dolar AS pada Rabu
Baca juga: Rupiah Masih di Rp18 Ribu per Dolar, Purbaya Yakin Investor Kembali ke RI
Namun demikian, menurutnya, potensi penguatan rupiah masih akan dibatasi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang membuat pelaku pasar tetap berhati-hati dan cenderung mencari aset aman.
"Namun penguatan akan terbatas oleh geopolitik Timur Tengah yang masih memanas," lanjutnya.
Diperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini akan berada dalam kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS.
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)