Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.490 Triliun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jul 2026, 08:45
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tumpukan uang Rupiah Tumpukan uang Rupiah

Ntvnews.id, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat undisbursed loan atau kredit nganggur di perbankan mencapai Rp2.490 triliun atau 21,52 persen dari plafon kredit yang tersedia. 

Kendati demikian, BI memperkirakan penyaluran kredit perbankan masih sejalan dengan target hingga akhir 2026 terjaga padda kisaran 8-12 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan penyaluran kredit perlu terus didorong realisasinya untuk mendukung pembiayaan ekonomi.

"Masih besarnya fasilitas pinjaman yang belum digunakan undisbursed loan yang mencapai Rp2.490 triliun atau 21,52 persen dari plafon kredit yang tersedia sehingga perlu terus didorong realisasinya untuk mendukung pembiayaan ekonomi," ucap Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu 22 Juli 2026.

Baca juga: Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di Level 5,75 Persen

Baca juga: Pemerintah, DPR, dan Bank Indonesia Gelar Rapat Koordinasi Bahas Stabilitas Makroekonomi

Dari sisi penawaran, minat penyaluran kredit atau lending appetite juga masih longgar serta didukung pertumbuhan DPK yang tetap tinggi yaitu mencapai sebesar 10,21 persen (yoy).

Kendati demikian, pertumbuhan kredit perbankan pada Juni 2026 tercatat sebesar 12,67 persen (yoy), meningkat dari pertumbuhan Mei 2026 sebesar 11,51 persen (yoy). 

Berdasarkan kelompok penggunaan, perkembangan ini didukung oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang pada Juni 2026 masing-masing tumbuh sebesar 24,90 persen (yoy), 8,94 persen (yoy), dan 5,75 persen (yoy). 

TERKINI

Load More
x|close