Prabowo Ungkap Rencana Produksi Bensin dari Batu Bara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Sep 2026, 10:51
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Prabowo di HUT Gontor Prabowo di HUT Gontor (Istimewa)

Ntvnews.id, Ponorogo - Pemerintah berencana mengembangkan produksi bensin berbahan dasar batu bara setelah berhasil menerapkan campuran minyak kelapa sawit hingga 50 persen dalam solar atau B50. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi nasional.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran para akademisi dan profesor dari berbagai fakultas teknik di Indonesia. Mereka dinilai telah mampu mengembangkan bahan bakar dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di dalam negeri, salah satunya minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Menurut Prabowo, inovasi bahan bakar berbasis sumber daya lokal perlu terus dikembangkan. Setelah solar dengan campuran minyak sawit berhasil diproduksi, pemerintah kini mengarahkan pengembangan teknologi untuk menghasilkan bensin dari batu bara.

"Profesor-profesor kita yang pintar, yang benar pintarnya ya, bukan yang profesor tadi itu. Dari fakultas-fakultas teknik kita sudah berhasil bikin solar dari kelapa sawit, dan sudah bisa membikin bensin dari kelapa sawit, dan kita juga nanti akan bikin juga bensin dari batu bara," kata Prabowo dalam acara Syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Baca Juga: Diresmikan Prabowo dan Zulhas, Putri Zulhas: PANsar Murah Potong Harga Sembako sampai 60 Persen

Prabowo juga menyinggung keberhasilan penerapan B50 yang membuat Indonesia menghentikan impor solar sejak 1 Juli. Ia mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu hal yang ingin terus dipertahankan pemerintah.

"Kita mulai 1 Juli yang lalu kita tidak impor solar dari luar negeri. Solar kita sekarang sudah mandiri," tutur Prabowo.

Menurut Prabowo, penghentian impor solar dapat membantu Indonesia menghadapi potensi krisis energi. Terlebih, berbagai konflik yang terjadi di dunia saat ini telah memengaruhi ketersediaan pasokan solar di sejumlah negara.

"Hari-hari ini solar langka di dunia, kita punya uang pun mungkin tidak ada barangnya. Alhamdulillah, kita sudah bisa produksi solar kita sendiri. Dari mana? Dari kelapa sawit," ucapnya.

x|close