Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan minat generasi muda untuk bergabung dan membangun koperasi terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya koperasi yang bergerak di sektor ekonomi kreatif, mulai dari koperasi konten kreator, animator, hingga petani milenial.
Saat memberikan kuliah umum di Universitas HKBP Nommensen, Medan, pada Rabu, 30 Juli 2026, Ferry mengungkapkan Kementerian Koperasi (Kemenkop) telah menerima sejumlah pendaftaran koperasi yang diprakarsai anak muda. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya literasi generasi muda mengenai koperasi.
"Saat ini kami menerima pendaftaran koperasi mulai dari koperasi konten kreator, animator dan lainnya, bahkan kalau di kampus HKBP Nommensen ini ada koperasi mahasiswa. Kami siap mendampingi agar tumbuh lebih besar," kata Ferry, dikutip dari keterangan pers kementerian.
Ferry menilai koperasi tetap relevan di tengah perkembangan zaman, termasuk bagi generasi Z dan milenial. Menurut dia, model koperasi dapat menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat usaha sekaligus meningkatkan daya saing.
Baca Juga: Menko Muhaimin: Pemerintah Siap Carikan Investor bagi Inovasi Pertanian Generasi Muda
Ia menegaskan Kementerian Koperasi siap memberikan pendampingan, pembinaan, hingga fasilitasi bagi koperasi yang telah berdiri, termasuk koperasi yang digagas oleh kalangan muda.
Selain mendorong pembentukan koperasi baru, Ferry juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes), hingga 27 Juli 2026 telah terbentuk 83.382 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Meski demikian, sebagian besar koperasi tersebut masih berada pada tahap pengembangan sehingga belum seluruhnya memiliki gerai usaha, gudang, maupun fasilitas pendukung lainnya.
Pada tahap awal, sekitar 1.000 KDKMP di Jawa Tengah dan Jawa Timur telah mulai beroperasi dengan menjalankan berbagai unit usaha.
Baca Juga: Ketidakpastian dan Kewirausahaan: Pelajaran untuk Generasi Muda
Ferry menjelaskan keberadaan tujuh unit usaha yang akan dikelola KDKMP membuka peluang bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengembangkan kompetensi sekaligus berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan operasional KDKMP masih memerlukan penyempurnaan secara berkelanjutan agar sesuai dengan potensi dan kebutuhan setiap daerah.
Karena itu, Ferry berharap perguruan tinggi dapat ikut berkontribusi melalui pendampingan maupun pemberian masukan dalam pengembangan koperasi tersebut.
Ia juga mengapresiasi komitmen Universitas HKBP Nommensen yang menyatakan kesiapan mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumatera Utara.
(Sumber: Antara)
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan kuliah umum di Universitas HKBP Nommensen, Medan, Rabu, 29 Juli 2026. (Antara)