Profil Singkat Pimpinan Baru Bank Indonesia 2026-2031

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 10:45
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sebagai Gubernur BI. Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri sebagai Gubernur BI. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Komisi XI DPR RI menyepakati penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih periode 2026-2031 melalui rapat internal yang digelar pada Kamis (27/8) sore. Keputusan ini menorehkan sejarah baru di bank sentral Indonesia, menjadikan Destry sebagai perempuan pertama yang menduduki kursi nomor satu di BI secara definitif.

Sebelum ditetapkan, Destry mengemban amanah sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo secara sukarela karena alasan pribadi pada 25 Juli 2026. Nama Destry diajukan pemerintah sebagai calon tunggal melalui Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada pimpinan DPR RI pada 10 Agustus 2026.

Lewat Surpres yang sama, Presiden Prabowo Subianto turut mengusulkan nama-nama calon pengisi posisi Deputi Gubernur Senior serta Deputi Gubernur BI. Seluruh kandidat yang diajukan merupakan figur-figur internal bank sentral.

Setelah para calon menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Rabu (26/8) dan Kamis (27/8), Komisi XI DPR RI turut menyetujui Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior serta memilih Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode kepemimpinan yang sama. Ketiga dewan gubernur terpilih ini dijadwalkan bakal diresmikan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 1 September 2026.
 

Profil Tiga Dewan Gubernur BI Terpilih Periode 2026-2031

1. Destry Damayanti (Gubernur BI)

Destry Damayanti memiliki rekam jejak panjang di sektor ekonomi dan keuangan sebelum berkiprah di bank sentral. Lahir di Jakarta pada 1963, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan gelar Master of Science dari Field of Regional Science Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Karier profesionalnya diawali sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia (2000-2003), dilanjutkan menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi UI (2005-2006). Ia juga dipercaya menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas (2005-2011) serta Kepala Ekonom Bank Mandiri (2011-2015). Di ranah pemerintahan dan regulator, Destry pernah mengetuai Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN (2014-2015) serta menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.

Kiprahnya di bank sentral dimulai saat dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2019 berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 74/P Tahun 2019, yang kemudian diperpanjang lewat Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024. Usai menguncapkan sumpah jabatan untuk periode kedua pada 7 Agustus 2024, ia memegang kepemimpinan sementara BI pasca-pengunduran diri Perry Warjiyo hingga akhirnya diajukan dan terpilih sebagai Gubernur BI.
 

2. Aida S. Budiman (Deputi Gubernur Senior BI)

Aida S. Budiman lahir di Bogor pada 1965. Lulusan Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis Institut Pertanian Bogor (1987) ini melanjutkan studi hingga meraih gelar Master bidang Ekonomi dari University of Southern California (1996) serta Ph.D. bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University (2001).

Ia memiliki karier yang padat di lingkungan bank sentral. Aida pernah memimpin Departemen Internasional sebagai Kepala Departemen (2014-2018) dan menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018. Pada rentang 2020-2022, ia dipercaya sebagai Asisten Gubernur yang mengawasi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan BI, serta sinergi kebijakan nasional.

Aida mengemban amanah sebagai Deputi Gubernur BI sejak melafalkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 147/P Tahun 2021. Masa jabatannya yang semula dijadwalkan berakhir pada 2027 kini beralih ke posisi Deputi Gubernur Senior untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Destry Damayanti.

3. Solikin M. Juhro (Deputi Gubernur BI)

Solikin M. Juhro meniti karier di Bank Indonesia sejak 20 September 1994. Pria kelahiran Surabaya pada 1967 ini menyelesaikan pendidikan sarjana Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada 1991, meraih gelar magister konsentrasi Ekonomi dari University of Michigan pada 1998, serta menggondol gelar doktor bidang Ekonomi Moneter dari Universitas Indonesia pada 2005.
 

Berbagai posisi strategis di BI pernah ditempatinya, antara lain Pelaksana Tugas Kepala Departemen Institut BI (2016-2018), Kepala Departemen Institut BI (2018-2022), hingga Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter (2022-2023). Sejak 16 Juni 2023, Solikin dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.

Sebelum ditetapkan untuk periode 2026-2031, Solikin pernah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI pada 23 Januari 2026, yang kala itu bersaing dengan Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close