IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham untuk Awal Pekan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Agu 2026, 09:31
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 p Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 p (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dalam perdagangan Senin 3 Agustus 2026. 

Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas IHSG berpotensi menguat ke level 6.236 meski investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.

"IHSG bergerak menguat 0,80 persen ke 6.236 namun disertai dengan munculnya tekanan jual," tulis MNC Sekuritas.

"IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6.352-6.545. Cermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.108-6.187," lanjutnya.

Baca juga: IHSG Jumat 31 Juli 2026 Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham

Adapun level support IHSG berada di 6.029 dan 5.839, sedangkan resistance berada di level 6.266 dan 6.377.

Seiring prospek penguatan IHSG, ada empat saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Rekomendasi trading buy untuk BRMS setelah saham tersebut naik 0,90 persen ke level 560. Investor disarankan melakukan akumulasi pada kisaran 540-560 dengan target harga 595 hingga 605 dan stop loss di bawah 535.

Sementara itu ENRG direkomendasikan buy on weakness. Saham inimenguat 0,78 persen ke level 1.290 dan diperkirakan tengah memasuki awal fase penguatan baru. 

Area beli berada di kisaran 1.230-1.275 dengan target harga 1.455 hingga 1.610 serta stop loss di bawah 1.205.

Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Koreksi Kamis 30 Juli 2026, Simak 4 Saham Pilihan

Untuk MBMA juga rekomendasi buy on weakness, saham ini melonjak 3,48 persen ke level 505 dengan peningkatan volume pembelian. Area beli berada pada level 482-500 dengan target harga 540 hingga 580 dan stop loss di bawah 474.

Sementara PSAB memperoleh rekomendasi trading buy setelah menguat 1,88 persen ke level 434. Investor dapat mencermati area beli di kisaran 422-434 dengan target harga 448 hingga 456, serta stop loss di bawah 412.

HIGHLIGHT

x|close