Purbaya Beri Sinyal Insentif Kendaraan Listrik Diumumkan Dalam 1-2 Minggu Lagi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Agu 2026, 19:47
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa pemerintah akan mengumumkan skema insentif kendaraan listrik dalam satu hingga dua minggu ke depan. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa pemerintah akan mengumumkan skema insentif kendaraan listrik dalam satu hingga dua minggu ke depan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa pemerintah akan mengumumkan skema insentif kendaraan listrik dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Awalnya Bendahara Negara itu mengatakan pemerintah masih mengkaji keputusan terkait bentuk insentif, termasuk mekanisme.

"Ini keputusannya sedang diolah, kita tunggu nanti hasilnya seperti apa," ucap Purbaya, Senin 3 Agustus 2026.

Mengenai bentuk insentif yang akan diberikan, ia memilih irit bicara dan meminta menunggu pengumuman resmi pemerintah.

Baca juga: Purbaya Respons Masuk Bursa Gubernur BI, Ngaku Bersyukur Jadi Menteri Keuangan

Purbaya hanya menjelaksan skema insentif yang tengah disiapkan tidak akan jauh berbeda dengan konsep yang sebelumnya telah dibahas pemerintah.

"Bentuknya, nanti kalau saya kasih tahu, bocor. Tapi nanti kayaknya nggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya," jelasnya.

Purbaya memberi sinyal pemerintah akan mengumumkan skema insentif kendaraan listrik dalam satu hingga dua minggu ke depan.

"Mungkin seminggu dua minggu lagi," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan skema insentif untuk kendaraan listrik.

Airlangga menyebut insentif tersebut akan difokuskan bagi mobil listrik nasional dan motor listrik nasional.

Baca juga: Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan RI Kuartal II 2026 Tetap Terjaga

"Itu nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional," ucap Airlangga di Kemenko Perekonomian, Senin 27 Juli 2026.

Airlangga menegaskan arah kebijakan pemerintah mengacu pada pengembangan industri kendaraan listrik buatan dalam negeri.

"Mobil dan motor elektrik nasional," jelasnya.

HIGHLIGHT

x|close