A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Indonesia Aman bagi Investor Global - Ntvnews.id

Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Indonesia Aman bagi Investor Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 21:45
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo dalam Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026. Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo dalam Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo menegaskan Indonesia menjadi negara yang aman dan terbuka bagi investor maupun pelaku usaha internasional yang ingin menjalankan bisnis.

Hashim menjelaskan komitmen Indonesia terhadap prinsip non-alignment atau politik luar negeri bebas aktif membuat negara ini dapat menerima investasi dari berbagai pihak tanpa berpihak pada blok tertentu.

"Kami telah memegang teguh kebijakan yang kami sebut sebagai non-blok. Dengan kata lain, kami adalah negara yang bersikap sepenuhnya netral," kata dia dalam Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ia menyampaikan Indonesia telah menerima investasi dari sejumlah negara, seperti Rusia, China, Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Jepang, hingga Australia.

Baca JugaHashim Djojohadikusumo Klarifikasi Kabar Keterkaitannya dengan Gaurav Srivastava

"Dan kami dapat meyakinkan seluruh investor dan mitra dagang mengenai keandalan, serta fakta bahwa investasi anda aman. Investasi anda aman dan akan selamanya aman," ujarnya.

Dalam forum tersebut, Hashim juga menyoroti hubungan erat antara Indonesia dan Thailand yang telah berlangsung dalam waktu panjang. Menurutnya, kedua negara memiliki pengalaman menghadapi berbagai tantangan ekonomi, termasuk krisis finansial Asia pada 1997.

Ia mengatakan Indonesia dan Thailand sama-sama menghadapi tekanan ekonomi saat krisis tersebut. Namun, dunia usaha di kedua negara mampu bertahan dan menunjukkan kemampuan menghadapi situasi sulit.

Hashim menilai hubungan ekonomi Indonesia dan Thailand juga tercermin melalui berbagai kegiatan perdagangan serta kerja sama industri.

Baca JugaPrabowo Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Pimpin Satgas Pendanaan Taman Nasional

Menurut dia, kondisi ekonomi global saat ini menjadi alasan bagi Indonesia dan Thailand untuk memperkuat kolaborasi. Hal tersebut diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk peningkatan harga energi yang turut memengaruhi harga komoditas.

Dalam sektor perdagangan, Hashim yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi optimistis hubungan ekonomi kedua negara akan terus berkembang.

Ia berharap Indonesia dan Thailand dapat mencapai target perdagangan bilateral senilai 20 miliar dolar AS dalam waktu dekat.

Pemerintah Indonesia dan Thailand menargetkan nilai perdagangan kedua negara mencapai 20 miliar dolar AS pada 2030 melalui peningkatan kemitraan strategis di berbagai bidang.

Komitmen tersebut sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama setelah menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026 malam.

"Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimistis target perdagangan sebesar 20 miliar dolar AS pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi roadmap kemitraan strategis," kata Prabowo.

Kunjungan Anutin Charnvirakul ke Indonesia menjadi kunjungan perdana perdana menteri Thailand dalam 15 tahun terakhir. Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin menyepakati Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand 2026–2030 sebagai acuan untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor.

Tag: Hashim Djojohadikusumo, Kadin Indonesia, investasi asing, investor global, Indonesia Thailand Business Forum, hubungan Indonesia Thailand, Prabowo Subianto, Anutin Charnvirakul, perdagangan bilateral, ekonomi ASEAN.

(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close