Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha untuk Perkuat Transformasi Digital

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Agu 2026, 12:41
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Telkom Indonesia memangkas 34 dari total 67 entitas usaha yang dimilikinya sebagai bagian dari transformasi perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk membentuk organisasi yang lebih ramping, efisien, dan memiliki daya saing lebih tinggi.

“Transformasi bukan soal mengubah struktur semata. Yang paling penting, perusahaan bisa bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan menciptakan nilai yang lebih besar,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Telkom saat ini mengelola 67 entitas usaha yang terdiri atas 58 anak perusahaan dan sembilan investasi minoritas. Melalui program streamlining, perusahaan memangkas sebanyak 34 entitas.

Pembahasan mengenai transformasi Telkom dilakukan Dony bersama jajaran manajemen perusahaan. Pertemuan tersebut membahas implementasi Strategic Holding Organization, percepatan program streamlining, serta penguatan leadership pipeline untuk meningkatkan tata kelola perusahaan, sinergi bisnis, dan penciptaan nilai jangka panjang.

Baca JugaTransformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya BP BUMN bersama Danantara untuk memperkuat posisi Telkom sebagai perusahaan digital nasional yang lebih adaptif dan mampu bersaing di tingkat global.

Penyederhanaan struktur organisasi diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mempertajam fokus bisnis perusahaan.

Selain melakukan penyederhanaan organisasi, Telkom juga memprioritaskan penguatan leadership pipeline guna memastikan ketersediaan talenta kepemimpinan yang siap menghadapi perkembangan industri digital.

Dengan organisasi yang lebih sederhana, kepemimpinan yang kuat, serta portofolio bisnis yang lebih terarah, Telkom diharapkan mampu mempercepat inovasi sekaligus memperbesar kontribusinya dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.

Baca JugaTak Ada PHK di Streamlining Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit

Sejumlah program strategis juga terus dipercepat sebagai bagian dari agenda transformasi tersebut. Program-program itu meliputi konsolidasi FiberCo BUMN, pengembangan Data Center, TowerCo, dan InfraCo, serta penataan lisensi Telkom Group untuk mendukung pembentukan strategic holding digital yang lebih adaptif dan kompetitif secara global.

Melalui transformasi ini, BP BUMN bersama Danantara berupaya memperkuat tata kelola perusahaan, mengoptimalkan aset, serta mengonsolidasikan ekosistem digital nasional agar BUMN menjadi lebih lincah, sehat, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi digital Indonesia.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close