Ntvnews.id, Jakarta - BP BUMN menilai hilirisasi sektor perkebunan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor.
Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa setiap program hilirisasi perlu diawali dengan pengujian dalam skala terbatas sebelum diterapkan secara lebih luas.
“Sebelum kita mulai yang skala besar, teman-teman mesti trial dulu di skala kecil. Success rate-nya harus dilihat dulu, begitu juga return on investment yang bisa dicapai,” ujar Dony dalam keterangan resminya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Sejalan dengan upaya tersebut, Dony menggelar rapat bersama jajaran direksi PT Perkebunan Nusantara (Persero) untuk membahas kesiapan PTPN Group dalam menjalankan program hilirisasi dan pengembangan komoditas strategis.
Baca juga: BP BUMN dan Danantara Kawal Ketat Transformasi PT Pos Indonesia
Pertemuan itu difokuskan pada kesiapan implementasi program, mulai dari perencanaan, riset, hingga penyusunan model bisnis yang matang sebelum diterapkan dalam skala yang lebih besar.
Dony berharap pengembangan komoditas strategis oleh PTPN Group mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
Ia juga menekankan bahwa setiap investasi harus didukung oleh studi kelayakan yang komprehensif, perhitungan produktivitas lahan yang akurat, serta tingkat return on investment yang sehat.
Selain aspek ekonomi, keberlanjutan lingkungan turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan program. Salah satunya dengan memastikan pemilihan lahan tidak mengurangi fungsi kawasan resapan air.
Baca juga: Airlangga Sebut Hilirisasi dan Manufaktur Jadi Motor Serapan Tenaga Kerja
Melalui pendekatan yang bertahap dan berbasis kajian yang matang, BP BUMN bersama Danantara mendorong hilirisasi PTPN agar mampu memperkuat ketahanan nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi sektor perkebunan Indonesia.
(Sumber: Antara)
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Antara)