Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang kembali menguat setelah mengalami koreksi pada perdagangan sebelumnya.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas menyebut IHSG berpeluang kembali menguat dengan target pada rentang 6.440-6.544.
"IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544," tulis MNC Sekuritas.
Namun, investor perlu cermati kembali akan adanya potensi lanjutan koreksi dalam jangka pendek ke rentang 6.308-6.360.
Baca juga: IHSG Awal Pekan Menguat ke Level 6.440
Adapun level support IHSG berada di 6.319 dan 6.201, sedangkan resistance berada di 6.454 dan 6.599.
Di tengah peluang pergerakan IHSG tersebut, simak rekomendasi terhadap sejumlah saham, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Saham DSSA menguat 1,03 persen ke level 985 dan masih didominasi oleh volume pembelian, meskipun cenderung mengecil. Strategi Buy on Weakness pada rentang 940-970, dengan target harga 1.100 dan 1.195. Adapun stop loss berada di bawah 905.
Kemudian saham ESSA menguat 7,87 persen ke level 685 dan disertai peningkatan volume pembelian. Strategi Buy on Weakness dapat dipertimbangkan pada rentang 650-680, dengan target harga 700 dan 730. Stop loss di bawah 640.
Baca juga: IHSG Senin Diproyeksi Menguat, Saham Ini Bisa Jadi Pilihan
Saham HRTA menguat 2,33 persen ke level 2.200 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Strategi Trading Buy pada rentang 2.150-2.200, dengan target harga 2.290 dan 2.380. Stop loss di bawah 2.080.
Saham WIFI terkoreksi 2,23 persen ke level 1.975 dan disertai munculnya tekanan jual. Strategi Buy on Weakness dapat dilakukan pada rentang 1.945-1.965, dengan target harga 2.130 dan 2.220. Stop loss berada di bawah 1.885.
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom/pri. (Antara)