Purbaya Tambahan Anggaran Bea Cukai Rp1 Miliar Lebih: Supaya Lebih Banyak Tangkap Penyelundupan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Agu 2026, 00:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah akan menambah anggaran operasional Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah akan menambah anggaran operasional Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada tahun ini. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah akan menambah anggaran operasional Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada tahun ini.

Purbaya mengatakan tambahan anggaran tersebut diberikan untuk meningkatkan kegiatan pengawasan dan penindakan terhadap penyelundupan maupun berbagai bentuk kecurangan bisnis.

"Jadi emang Bea Cukai biaya operasinya kita tambah supaya lebih banyak aktif menangkap penyelundupan-penyelundupan maupun kecurangan bisnis lain di Indonesia," ucap Purbaya, Kamis 13 Agustus 2026.

Lebih lanjut, Bendahara Negara itu menyebut tambahan anggaran lebih dari Rp1 miliar.

Baca juga: Purbaya Ungkap Larangan Orang Kaya Beli Pertalite Akan Dilakukan Bertahap

Ia menegaskan tambahan dana yang diberikan cukup untuk mendukung kegiatan operasional Bea Cukai.

“Ada, baru cukup lah tahun ini, ya miliar, Rp1 miliar sih lebih," ungkap Purbaya.

Menurutnya tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kinerja Bea Cukai. Pasalnya selama ini masyarakat masih kerap memberikan penilaian negatif terhadap kinerja institusi tersebut.

"Masyarakat sering nuduh Bea Cukai kerjaannya jelek. Jadi ini kita perbaikan, bea cukai sudah menunjukkan bahwa mereka bisa memperbaiki diri. dan hasil-hasil kan terlihat bahwa ada perbaikan," bebernya.

Purbaya mengatakan perbaikan tersebut mulai terlihat dari meningkatnya hasil penindakan maupun penerimaan Bea Cukai.

"Dan hasil-hasil ini kan terlihat bahwa ada perbaikan yang signifikan dari Bea Cukai, dari tangkapan maupun dari pendapatan yang sudah mulai tumbuh sekarang," jelasnya.

Baca juga: Purbaya Buka Opsi Tunda Lagi Pajak Marketplace, Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Selain itu, Purbaya menyebut peredaran rokok ilegal juga telah berkurang secara signifikan, meski masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Purbaya menambahkan pemerintah juga tengah menyiapkan penerapan layer baru dalam kebijakan cukai rokok.

"Rokok gelap juga sudah berkurang secara signifikan, walaupun masih ada begitu nanti layer baru disetujuin, nggak ada lagi rokok gelap," tegasnya.

Nantinya pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang masih melakukan produksi atau peredaran rokok ilegal.

"Kalau rokok gelap nanti kita akan tutup betul perusahaan-perusahaan yang masih melakukan itu," tandasnya.

HIGHLIGHT

x|close