Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026.
Adapun Rupiah naik 28 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.695 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah masih berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.
Menurutnya, penguatan rupiah ditopang oleh penurunan harga minyak mentah dunia serta meningkatnya harapan terhadap perdamaian di Timur Tengah.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS seiring penurunan harga minyak mentah dunia di tengah meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Rabu 26 Agustus 2026.
Baca juga: Purbaya: Setiap Rupiah APBN Harus Bekerja dan Beri Manfaat Nyata ke Masyarakat
Baca juga: Rupiah Senin Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS
Ia menjelaskan, optimisme tersebut muncul menyusul laporan bahwa Iran dan Oman membahas pembentukan koridor maritim gabungan sementara di Selat Hormuz.
Hal tersebut menjadi sentimen positif bagi pasar karena meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah berpotensi menjaga pasokan energi dan menekan harga minyak mentah dunia.
Nilai tukar rupiah pada hari ini diprediksi akan bergerak dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.750 per dolar AS.
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)