Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026.
Adapun rupiah menguat 26 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.718 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS setelah aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul berakhirnya demo mahasiswa kemarin," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Jumat 28 Agustus 2026.
Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.775 per Dolar AS, Investor Waspadai Demo Hari Ini
Baca juga: Rupiah Menguat ke Rp17.695 per Dolar AS Seiring Harapan Damai Timur Tengah
Lebih lanjut, Lukman memperkirakan ruang penguatan rupiah masih terbatas.
Menurutnya, investor dinilai cenderung bersikap wait and see sambil mencermati perkembangan global, khususnya pidato Kevin Warsh di Jackson Hole.
"Penguatan diperkirakan terbatas, dengan investor cenderung wait and see menantikan pidato Warsh di Jakson Hole," lanjutnya.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS.
Ilustrasi dolar dan rupiah (Antara/ Reno Esnir)