Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu 2 September 2026.
IHSG menguat 1,14 persen ke level 6.599 pada perdagangan sebelumnya Selasa 1 September 2026, penguatan tersebut didominasi oleh volume pembelian yang meningkat.
"Posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), sehingga terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6.615-6.666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Rabu 2 September 2026.
Lebih lanjut, level support IHSG pada 6.476 dan 6.373, sementara level resistance berada di 6.635 dan 6.705.
Baca juga: IHSG Selasa Dibuka Menguat di Level 6.538
Sejalan dengan proyeksi tersebut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati diantaranya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Untuk saham ANTM terkoreksi 0,65 persen ke level 3.080 dan masih didominasi tekanan jual. Pergerakannya juga berada di bawah MA20.
Diperkirakan ANTM sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y]. Area buy on weakness berada di 2.920-3.010, dengan target harga 3.200 dan 3.380. Stoploss ditetapkan di bawah 2.870.
Selanjutnya, saham BBCA menguat 1,93 persen ke level 6.600 dan masih didominasi volume pembelian meskipun mulai mengecil. Penguatan tersebut juga mampu membawa BBCA berada di atas MA20.
Diperkirakan BBCA berada pada bagian awal wave (iii). Area buy on weakness ditetapkan pada 6.500-6.550, dengan target harga 6.725 dan 6.850. Sementara stoploss berada di bawah 6.425.
Untuk saham ESSA menguat 6,92 persen ke level 695, disertai volume pembelian yang meningkat. Penguatan saham juga berhasil menembus MA200.
Diperkirakan ESSA saat ini berada pada wave [iii] dari wave C. Area buy on weakness berada di 665-680, dengan target harga 730 dan 770. Stoploss ditetapkan di bawah 650.
Baca juga: Proyeksi IHSG Selasa 1 September 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada BBNI hingga SIDO
Saham HRTA menguat 1,36 persen ke level 2.240 dan disertai munculnya volume pembelian. Diperkirakan posisi saham tersebut berada pada bagian awal wave (v) dari wave [c].
Area trading buy HRTA berada di 2.210-2.240, dengan target harga 2.350 dan 2.540. Stoploss ditetapkan di bawah 2.190.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 24 April 2026. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/bar (Antara)