Danantara Perluas Model Bisnis PalmCo demi Tembus Pasar Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 10:18
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Di bawah arahan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, PalmCo resmi mengubah strategi model bisnisnya. Anak perusahaan BUMN ini kini bersiap merambah pasar internasional demi memperkokoh posisinya sebagai pemain utama dalam industri minyak kelapa sawit dunia.

"Yang dulunya semuanya mayoritas adalah (pasar) di dalam negeri, sekarang kami ingin penetrasi ke ekspor, dari kelebihan DMO yang kita miliki. Kami bisa ekspor, itu tahap satu," kata Dony dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (1/9).

Guna memuluskan rencana tersebut, Dony telah menggelar pertemuan dengan jajaran direksi PalmCo untuk merumuskan langkah-langkah transformasi. Tahap awal penyesuaian bisnis ini difokuskan pada penggenjot volume ekspor dengan memaksimalkan kelebihan pasokan usai memenuhi kewajiban pasar domestik (Domestic Market Obligation/DMO).
 

Tak berhenti pada pengiriman bahan mentah, PalmCo juga merancang ekspansi hilirisasi di kancah global. BUMN sawit ini berencana membangun fasilitas pengolahan minyak kelapa sawit (refinery) di luar negeri demi mendongkrak nilai tambah produk serta memperkuat daya saing perusahaan.

"Kami mau bangun refinery di luar, sehingga kami nanti bisa menjadi refined palm oil," ujar Dony.

Rangkaian strategi ini menjadi tumpuan transformasi PalmCo untuk mentransformasi arah bisnisnya dari yang semula berfokus pada kebutuhan dalam negeri menjadi korporasi berdaya saing global.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close