Dirjen Pajak Minta Rotasi Pejabat Era Purbaya Ditunda, Ada Nama Ajaib

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Sep 2026, 12:56
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto saat ditemui awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 6 November 2025. ANTARA/Bayu Saputra/am. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto saat ditemui awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 6 November 2025. ANTARA/Bayu Saputra/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto meminta proses rotasi pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk ditunda.

Bimo mengatakan, penundaan tersebut dilakukan karena terdapat sejumlah nama dalam daftar rotasi yang dinilai tidak mengikuti proses assessment, talent management, maupun ujian yang menjadi bagian dari mekanisme pengisian jabatan.

"Itu kan usulan kita, rotasi, cuman memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management," ucap Bimo dikutip, Kamis 17 September 2026.

Menurut dia, rotasi tersebut berpotensi memberikan sinyal yang kurang baik bagi pegawai lain yang telah menjalani seluruh proses seleksi.

Baca juga: Suahasil Bungkam Dicecar Rotasi Pegawai Bea Cukai hingga Gebrakan Menkeu Baru

Pasalnya, para pegawai tersebut harus mengikuti berbagai tahapan, mulai dari assessment, ujian hingga talent management sebelum masuk dalam proses rotasi atau penempatan jabatan.

"Kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan. Karena sinyalnya nggak bagus bagi pasukan yang lain, yang ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," lanjutnya.

Bimo menjelaskan pejabat masuk dalam daftar perombakan tanpa proses seleksi tersebut dipastikan batal dirotasi dan dikembalikan ke jabatan awal.

Sementara pejabat yang sudah sesuai dengan aturan akan tetap dirotasi.

"Yang nggak memenuhi syarat tadi dibatalkan. Yang lain-lain tetap," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bimo mengatakan masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Menteri Keuangan Suahasil Nazara terkait rotasi tersebut.

Baca juga: Menkeu Suahasil Tinjau Ulang Perombakan Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Namun, ia menegaskan Suahasil telah menyampaikan komitmennya untuk menjalankan proses talent management serta reformasi birokrasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Iya Pak Suhasil menegaskan komitmennya untuk melaksanakan talent management, melaksanakan birokasi reform dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa melakukan perombakan terhadap ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan pada Kamis, 10 September 2026.

Adapun mayoritas rotasi tersebut dilakukan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak.

x|close