Proyeksi IHSG Kamis 1 Oktober 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada BBRI dan BRMS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 07:09
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 24 April 2026. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/bar Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 24 April 2026. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/bar (Antara)


Ntvnews.id
, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis 1 Oktober 2026.

Adapun IHSG pada penutupan perdagangan Rabu 30 September terkoreksi 0,83 persen ke 6,071 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.

MNC Sekuritas dalam kajiannya menyebut investor mencermati area koreksi terdekat IHSG yang berada pada level 6.050-6.079.

"IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y), cermati area koreksi terdekat yang berada pada level 6.050-6.079," tulis MNC Sekuritas.

Apabila IHSG masih mampu bertahan di atas level 6.013, indeks masih memiliki peluang untuk kembali menguat dan menguji area 6.152-6.196.

Adapun level support IHSG berada di 6.041 dan 5.984. Sementara resistance berada di level 6.297 dan 6.419.

Baca juga: IHSG Rabu Dibuka Merah di Level 6.118

Baca juga: Proyeksi IHSG Rabu 30 September 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada BBCA dan UNTR

Di tengah proyeksi pergerakan IHSG tersebut, saham yang bisa dicermati diantaranya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG).

AMRT

AMRT terkoreksi ke 1,320 dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Diperkirakan, posisi AMRT sedang berada di awal wave c dari wave (b).

Buy on Weakness: 1,290-1,315
Target Price: 1,365, 1,410
Stoploss: below 1,270
 
BBRI

BBRI terkoreksi 0,95 persen ke 3,140 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama BBRI masih mampu berada di atas 3,110 sebagai stoplossnya, maka posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [c].

Trading Buy: 3,120-3,140
Target Price: 3,300, 3,370
Stoploss: below 3,110
 
BRMS

BRMS terkoreksi 0,84 persen ke 590 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Saat ini, posisi BRMS sedang berada pada akhir wave (C) dari wave [B].

Buy on Weakness: 570-590
Target Price: 655, 705
Stoploss: below 545
 
DSNG

DSNG menguat 3,33 persen ke 1,550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Diperkirakan, posisi DSNG saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).

Buy on Weakness: 1,525-1,540
Target Price: 1,585, 1,650
Stoploss: below 1,500

x|close