Google Buka SynthID Detector untuk Publik, Kini Bisa Cek Gambar, Video, dan Audio Buatan AI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 17:01
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Google kini membuka akses SynthID Detector untuk publik di seluruh dunia. (Foto: Istimewa via GSM Arena) Google kini membuka akses SynthID Detector untuk publik di seluruh dunia. (Foto: Istimewa via GSM Arena)

Ntvnews.id, Jakarta - Google kini membuka akses SynthID Detector untuk publik di seluruh dunia. 

Alat ini memungkinkan siapa saja memeriksa apakah sebuah gambar, video, atau file audio dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Untuk tahap awal, seperti dikutip GSM Arena, Kamis (8/10/2026), SynthID Detector tersedia dalam bahasa Inggris. 

Alat tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi konten yang dibuat menggunakan teknologi AI dari Google, OpenAI, Nvidia, hingga Kakao.

Dalam waktu dekat, kemampuan SynthID Detector juga akan diperluas untuk mendeteksi media yang dibuat menggunakan berbagai alat AI dari Apple.

Google mengatakan telah menyematkan tanda air digital atau watermark tak terlihat pada lebih dari 180 miliar gambar dan video, serta sekitar 240.000 tahun konten audio menggunakan teknologi SynthID sejak diperkenalkan pada 2023.

SynthID bekerja dengan menyisipkan tanda air yang tidak terlihat secara langsung ke dalam gambar, video, maupun audio yang dibuat atau dimodifikasi menggunakan AI. 

Tanda air tersebut dirancang agar tetap dapat terdeteksi meski konten mengalami perubahan tertentu.

Baca Juga: Seberapa Lama Remaja Menggunakan ChatGPT? OpenAI Ungkap Temuannya

SynthID Detector kemudian memindai media untuk mencari tanda air tersebut. Jika ditemukan, pengguna dapat mengetahui bahwa konten yang diperiksa memiliki penanda SynthID dan kemungkinan dibuat menggunakan AI yang mendukung teknologi tersebut.

Konsepnya cukup sederhana. Pengguna hanya perlu mengunggah file yang ingin diperiksa, kemudian SynthID Detector akan menganalisisnya untuk mencari keberadaan tanda air digital.

Sebelumnya, versi awal SynthID Detector telah tersedia secara terbatas bagi sejumlah profesional media sejak tahun lalu. Pengguna juga dapat menanyakan kepada Gemini apakah sebuah media dibuat menggunakan AI.

Kini, proses tersebut menjadi lebih mudah karena siapa pun dapat mengakses SynthID Detector secara langsung melalui situs resminya.

Meski demikian, kemampuan deteksi SynthID bergantung pada keberadaan tanda air yang kompatibel. 

Artinya, alat ini tidak serta-merta dapat memastikan semua gambar, video, atau audio di internet dibuat oleh AI apabila konten tersebut tidak memiliki penanda yang dapat dikenali.

Kehadiran SynthID Detector menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mengenali asal-usul konten digital di tengah semakin mudahnya pembuatan gambar, video, dan audio menggunakan AI.

x|close