BSI dan BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama Layanan Keuangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Okt 2026, 15:40
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (tiga dari kiri) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito (tiga dari kanan) berfoto bersama jajaran usai penandatangan kerja sama, di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (tiga dari kiri) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito (tiga dari kanan) berfoto bersama jajaran usai penandatangan kerja sama, di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menjalin penguatan kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mendukung layanan kesehatan nasional yang semakin terintegrasi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan mengenai optimalisasi pembayaran iuran BPJS Kesehatan serta penyaluran gaji pegawai (payroll).

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi perseroan untuk memperluas keterlibatan dalam ekosistem kesehatan nasional. Hal itu disampaikannya dalam keterangan di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.

Anggoro menjelaskan bahwa BSI akan memanfaatkan kemampuan perbankan, jaringan layanan, dan teknologi digital untuk menyediakan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun institusi.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Bermitra dengan Puluhan Asuransi Kesehatan Tambahan

Salah satu implementasi kerja sama tersebut adalah penyediaan fasilitas pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui aplikasi BYOND by BSI. Dengan layanan digital ini, peserta dapat membayar iuran secara praktis tanpa perlu mendatangi kantor cabang. Kemudahan tersebut diharapkan membantu peserta memenuhi kewajiban kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Selain pembayaran iuran, BSI juga akan mendukung pengelolaan pembayaran gaji pegawai BPJS Kesehatan.

Kedua pihak turut membuka peluang pengembangan kerja sama di bidang business to business (B2B), pengelolaan transaksi keuangan, serta integrasi layanan perbankan untuk rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kolaborasi tersebut berpotensi diperluas ke berbagai kebutuhan, mulai dari peningkatan efisiensi transaksi dan pengelolaan arus kas hingga penjajakan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur, modernisasi fasilitas, serta peningkatan kapasitas layanan kesehatan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: BPJS Kesehatan: Tambahan Rp20 Triliun Bantu Tutup Kesenjangan Dana JKN

“Kami melihat peluang sinergi ini dapat terus berkembang, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin dinamis. BSI siap menjajaki berbagai peluang kerja sama, termasuk solusi pengelolaan keuangan dan pembiayaan, untuk mendukung penguatan kapasitas institusi serta pengembangan fasilitas kesehatan,” kata Anggoro.

Kerja sama BSI dan BPJS Kesehatan juga melanjutkan kolaborasi yang telah berjalan sebelumnya. Bentuk dukungan yang sudah tersedia mencakup layanan cash management system (CMS) untuk membantu pengelolaan likuiditas serta layanan collection bagi pembayaran iuran BPJS Kesehatan dari peserta individu dan badan usaha.

Untuk menunjang keandalan layanan, BSI terus mengembangkan kapasitas teknologi informasi, infrastruktur digital, dan sistem keamanan transaksi. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menyediakan layanan perbankan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan oleh nasabah maupun mitra institusi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito berharap kemitraan tersebut dapat memperluas akses pembayaran iuran JKN melalui kanal yang lebih mudah, aman, dan menjangkau lebih banyak peserta.

“Kemudahan pembayaran iuran menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran, menjaga kesinambungan kepesertaan aktif, dan memastikan perlindungan kesehatan peserta tetap terjaga,” kata dia lagi.

Prihati menilai industri perbankan memiliki peran penting dalam mendukung penerimaan iuran, mempermudah transaksi, serta mengembangkan layanan keuangan yang saling terhubung.

Melalui kerja sama ini, BSI dan BPJS Kesehatan juga berupaya memperkuat tata kelola keuangan Program JKN. Pengelolaan arus kas yang efektif, transparan, dan akuntabel diharapkan dapat mendukung keberlangsungan program tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close