Ntvnews.id, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) memperluas jangkauan pengembangan ekonomi kreatif Indonesia melalui perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026. Tahun ini, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung secara serentak di tujuh provinsi di Indonesia dan 17 negara.
Ketua DPP Gekrafs Kawendra Lukistian mengatakan perayaan Hekrafnas diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku ekonomi kreatif, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah dan luar negeri.
“Kami ingin perayaan Hekrafnas tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga berlangsung serentak di tujuh provinsi di Indonesia dan 17 negara,” kata Kawendra di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026.
Menurut Kawendra, perluasan perayaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbesar kontribusi sektor ekonomi kreatif sekaligus memperkuat diplomasi kreatif Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Gekrafs Jajaki Kolaborasi Industri Kreatif AS, Tawarkan Desain Museum Interaktif
Hekrafnas diperingati setiap 24 Oktober. Penetapan hari tersebut berawal dari inisiatif Gekrafs pada 2022, yang kemudian berlanjut hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat itu, Sandiaga Uno, menandatangani keputusan terkait penetapan Hekrafnas pada 18 Oktober 2023.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, Gekrafs ingin memperluas keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pelaku industri kreatif, komunitas, pemerintah, hingga pemangku kepentingan di dalam dan luar negeri. Perayaan ini juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama, menciptakan peluang usaha, serta meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia.
Di dalam negeri, kegiatan Hekrafnas 2026 digelar serentak di tujuh dewan pimpinan wilayah (DPW), yakni Sumatera Utara, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku Utara, dan Papua Barat.
Sementara itu, penyelenggaraan di luar negeri mencakup Rusia, Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab (UAE), Inggris, Amerika Serikat, Portugal, Arab Saudi, Belgia, Australia, Jepang, Tiongkok, serta Türkiye.
Baca Juga: DPLN GEKRAFS Arab Saudi Resmi Dilantik, Dorong Optimalisasi Pasar melalui Diaspora Indonesia
“Ini menjadi bagian dari upaya mendorong diplomasi kuliner Indonesia di mancanegara sekaligus menghadirkan dampak ekonomi bagi daerah-daerah terpilih di Nusantara Creative Walk,” kata dia.
Selain perayaan di berbagai wilayah, Gekrafs menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Agenda tersebut meliputi pembukaan akses pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual, pencarian talenta, pengembangan pusat kreatif, peningkatan literasi dan penetrasi pasar, serta pengenalan diplomasi karya dan gastronomi Indonesia.
Ketua Panitia Hekrafnas 2026 Aqila Rahmani mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini dirancang agar memberikan manfaat langsung bagi pelaku ekonomi kreatif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Hekrafnas 2026 kami dorong menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya, memperluas jejaring, dan membuka peluang pasar baru. Melalui penyelenggaraan serentak di berbagai daerah kami berharap semangat ekonomi kreatif Indonesia semakin kuat dan memberikan dampak yang nyata,” kata dia.
Di Jakarta, Gekrafs juga akan terlibat dalam rangkaian kegiatan bersama World Conference on Creative Economy. Salah satu agenda yang disiapkan adalah Creative Village, yakni ruang untuk menampilkan produk kreatif unggulan Indonesia.
Kegiatan Creative Village dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 25 Oktober 2026 di Hotel Kempinski Jakarta dan kawasan SCBD.
Puncak perayaan Hekrafnas 2026 akan digelar pada 24 Oktober 2026 melalui peluncuran kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) terbaru Gekrafs yang akan dijadikan maskot kreativitas.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari program “Rekacipta Nusantara” yang berlangsung di Samponoerna Strategic Square. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif dan sejumlah subsektor, termasuk kuliner yang menampilkan ragam makanan Nusantara, fesyen, serta bidang kreatif lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas promosi karya anak bangsa sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku industri kreatif.
“Dengan menghubungkan potensi daerah dan jejaring internasional, perayaan ini diharapkan mampu memperluas pasar, memperkuat identitas kreatif Indonesia, serta mendorong karya lokal agar semakin dikenal di dunia,” kata dia.
(Sumber: Antara)
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) merayakan keempat kalinya Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober 2026. (Antara)