Realme Kembali ke Pangkuan Oppo?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Jan 2026, 13:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ilustrasi realme 15 series yang dipamerkan di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025. (ANTARA/Adimas Raditya) Ilustrasi realme 15 series yang dipamerkan di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025. (ANTARA/Adimas Raditya) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Merek ponsel Realme dikabarkan akan kembali berada di bawah naungan Oppo dan berstatus sebagai submerek, seiring rencana restrukturisasi internal perusahaan teknologi tersebut.

Laporan Gizchina bersama situs berita lokal Leifeng menyebutkan bahwa sumber internal perusahaan mengungkap adanya penyesuaian organisasi yang menempatkan Realme sebagai submerek Oppo dalam struktur baru yang tengah disiapkan.

Dalam skema tersebut, pendiri sekaligus CEO Realme Sky Li tetap mempertahankan perannya. Ia disebut akan terus memimpin Realme meski merek tersebut berada di bawah manajemen Oppo sebagai bagian dari restrukturisasi.

Baca Juga: Realme Neo8 Resmi Meluncur Januari, Dibekali Snapdragon 8 Gen 5 dan Desain Gaming Futuristik

Pada pengaturan baru ini, Oppo akan berperan sebagai merek utama, sementara OnePlus dan Realme akan menjalankan fungsi sebagai submerek pelengkap. Masing-masing tetap memiliki pendekatan pemasaran tersendiri. Langkah ini disebut bertujuan memperkuat efisiensi pengelolaan sumber daya sekaligus mendukung strategi ekspansi global Oppo.

Restrukturisasi tersebut dilaporkan tidak akan memengaruhi rencana peluncuran produk Realme. Seluruh perangkat yang telah dijadwalkan tetap akan dirilis sesuai agenda yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu, Realme juga akan terintegrasi ke dalam sistem layanan purnajual Oppo yang memiliki jaringan lebih dari 5.000 toko fisik di seluruh China.

Baca Juga: Realme 16 Pro+ Resmi Gunakan Snapdragon 7 Gen 4, Skor AnTuTu Tembus 1,44 Juta

Sebagai informasi, Grup BBK Electronics yang sebelumnya menaungi Oppo, Vivo, OnePlus, iQOO, dan Realme sebagai merek independen, telah dibubarkan pada tahun 2023. Sejak saat itu, struktur grup digantikan oleh Oppo, vivo, dan imoo sebagai entitas terpisah.

Dalam perkembangan tersebut, Oppo dan Vivo tetap menjadi pemain utama di segmen ponsel pintar, sementara imoo berfokus pada pengembangan jam tangan pintar yang ditujukan bagi anak-anak.

(Sumber: Antara)

x|close