Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menerima kunjungan perusahaan galangan kapal asal Korea Selatan, HD Korea Shipbuilding & Offshore Engineering.
Todotua mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas dan memfasilitasi rencana pembangunan mega shipyard di Indonesia.
Proyek strategis ini ditargetkan mampu menyerap hingga 35.000 tenaga kerja serta memiliki kapasitas produksi sekitar 22 kapal besar per tahun.
"Hari ini saya menerima kunjungan HD Korea Shipbuilding & Offshore Engineering (HD KSOE) guna memfasilitasi rencana pembangunan mega shipyard di Indonesia. Proyek strategis ini ditargetkan menyerap 35.000 tenaga kerja dengan kapasitas produksi 22 kapal besar per tahun," ucap Todotua dalam akun Instagram pribadinya, Jumat, 30 Januari 2026.
Baca juga: Wamen Investasi Todotua Pasaribu Bahas Peluang Kerja Sama Teknologi Industri dengan Sinoma
Baca juga: Wamen Todotua Bertemu Perusahaan Asal Jepang Kanadevia Corporation, Bahas Hilirisasi dan Energi
Lebih lanjut, ia menjelaskan inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan direktif Presiden RI untuk percepatan revitalisasi dan kemandirian industri maritim nasional.
Dalam hal ini, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berperan penting sebagai fasilitator dan koordinator untuk memastikan seluruh aspek investasi mulai dari regulasi, insentif, lokasi hingga calon mitra potensial terakomodasi dengan baik.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menerima kunjungan perusahaan galangan kapal asal Korea Selatan, HD Korea Shipbuilding & Offshore Engineering.