A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Prabowo Sampaikan Pesan ke Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh - Ntvnews.id

Prabowo Sampaikan Pesan ke Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jan 2026, 21:36
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada para investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Pesan tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers usai rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta para pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam pesannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kondisi fundamental perekonomian Indonesia berada dalam keadaan yang kuat dan tangguh.

"Kepada para investor domestik, mitra internasional dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh," kata Airlangga mengutip pesan Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pasar keuangan nasional. Pemerintah, menurutnya, bertekad menciptakan iklim investasi yang transparan, adil, serta berstandar internasional.

Baca Juga: Menhan Ungkap Prabowo Sempat Bertemu Tokoh Oposisi

"Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan kami berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia," katanya.

Lebih lanjut, Airlangga memaparkan bahwa kondisi makroekonomi Indonesia saat ini menunjukkan kinerja yang solid. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,04 persen pada kuartal III dan diproyeksikan meningkat pada kuartal IV.

"Minggu depan hari Kamis tanggal 5 (Februari) akan diumumkan pertumbuhan yang diperkirakan lebih besar daripada pertumbuhan yang di kuartal 3," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  <b>(NTVnews)</b> Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (NTVnews)

Airlangga juga menyampaikan bahwa tingkat inflasi pada Desember berada di angka 2,92 persen. Ia memastikan inflasi Januari masih berada dalam kisaran target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yakni 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen.

"Kemudian kondisi cadangan devisa kita sampai Desember masih kuat setara dengan 6,2 bulan impor, yaitu US$ 156,5 miliar. Kemudian defisit fiskal masih terjaga di batas 3%," paparnya.

Ia menambahkan, kondisi sektor perbankan nasional juga tetap terjaga dengan baik. Pertumbuhan kredit tercatat sebesar 9,6 persen, sementara dana pihak ketiga di industri perbankan tumbuh 13,83 persen.

x|close