Wamen Todotua Bertemu Danantara, RaBit Jepang hingga TMMIN, Bahas Rencana Investasi Etanol

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 08:20
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menerima audiensi Kanadevia Corporation, perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang teknik, manufaktur, dan infrastruktur lingkungan, di Kantor Kementerian Investasi dan Hi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menerima audiensi Kanadevia Corporation, perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang teknik, manufaktur, dan infrastruktur lingkungan, di Kantor Kementerian Investasi dan Hi

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengungkapkan pemerintah tengah membahas rencana investasi etanol bersama sejumlah mitra strategis global dan nasional.

Todotua mengatakan pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan bersama Danantara Indonesia, RaBit Jepang, Pertamina New & Renewable Energy (NRE), serta Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

“Pertemuan untuk membahas rencana investasi etanol di Indonesia bersama Danantara Indonesia, RaBit Jepang, Pertamina NRE, dan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi,” ucap Todotua dalam akun Instagram pribadinya dikutip, Senin 2 Februari 2026.

Menurut Todotua, investasi etanol memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Wamen Todotua Ungkap Korsel Lirik Indonesia Bangun Mega Shipyard, Serap Puluhan Ribu Pekerja

Baca juga: Wamen Investasi Todotua Pasaribu Bahas Peluang Kerja Sama Teknologi Industri dengan Sinoma

Ia menilai pengembangan industri etanol tidak hanya berorientasi pada produksi energi, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Ia menjelaskan, peluang investasi tersebut dapat memperkuat rantai pasok domestik, meningkatkan kapasitas produksi komponen lokal, serta mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan. 

"Peluang investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi ini dapat menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri, mulai dari penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas produksi komponen lokal, hingga pemanfaatan teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan," tandasnya.

x|close