Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan bahwa China secara khusus meminta Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan pertama Asia-Pacific Economic Cooperation Business Advisory Council (ABAC) 2026.
"ABAC pertama ini permintaan khusus dari China, terdapat empat pertemuan dengan pertemuan keempat sebagai puncaknya di Shenzhen, China. (China) meminta khusus Indonesia untuk menjadi tuan rumah karena ini merupakan agenda setting. Mereka merasa nyaman dengan Indonesia untuk bisa menyeimbangkan dan bisa set the tone buat ke depannya. Jadi kita terima dengan baik kehormatan ini," ujar Anindya di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.
Ia menyampaikan bahwa Kadin Indonesia siap memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai momentum strategis untuk memperluas jejaring kerja sama serta memperkuat peran dunia usaha Indonesia di kawasan Asia-Pasifik. Upaya yang akan didorong meliputi promosi perdagangan, peningkatan investasi, serta penguatan berbagai konsep strategis.
"Inilah hal-hal yang kita ingin manfaatkan dalam pertemuan ABAC pertama ini. Kita juga mengundang mitra kita yaitu pemerintah untuk memanfaatkan hal tersebut," katanya.
Baca Juga: Kadin Nilai Tarif 19 Persen dari AS Sudah Kompetitif untuk Produk Indonesia
APEC Business Advisory Council (ABAC) dibentuk oleh para Pemimpin Ekonomi APEC pada November 1995 sebagai wadah resmi bagi dunia usaha untuk menyampaikan pandangan dan rekomendasi kepada para pemimpin ekonomi, menteri, serta pejabat senior APEC terkait bidang kerja sama tertentu.
ABAC menjadi satu-satunya entitas nonpemerintah yang memiliki peran resmi dalam rangkaian APEC Economic Leaders Meeting melalui mekanisme dialog formal.
Pada 2026, rangkaian pertemuan ABAC dijadwalkan berlangsung sebanyak empat kali. Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan pertama yang digelar di Jakarta pada 7–9 Februari 2026. Pertemuan kedua akan diselenggarakan di Mexico City, Meksiko, pada 22–25 April 2026, disusul pertemuan ketiga di Pattaya, Thailand, pada 7–10 Juli 2026. Adapun pertemuan keempat sekaligus puncak rangkaian ABAC akan berlangsung di Shenzhen, China, pada 14–16 November 2026.
Sebagai bagian dari agenda strategis, Kadin Indonesia mendorong pemanfaatan forum ABAC untuk memperkuat dan memperluas hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara mitra di kawasan Asia-Pasifik.
Anindya juga menegaskan bahwa ABAC Meeting I di Jakarta memiliki nilai strategis tinggi karena akan dihadiri oleh perwakilan dunia usaha dari 21 negara anggota APEC.
Forum ABAC dinilai istimewa karena mempertemukan negara-negara dengan dinamika global yang kompetitif, seperti Amerika Serikat, China, Kanada, dan Rusia, serta negara-negara ASEAN dan Asia Timur. Setiap negara akan diwakili oleh tiga pelaku usaha dengan level pimpinan.
(Sumber: Antara)
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan pidato dalam Media Briefing Road to APEC Business Advisory Council (ABAC) Meeting I 2026 di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. (ANTARA/Suharsana Aji Sasra J C) (Antara)