Danantara Jadwalkan Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Besok

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Feb 2026, 11:34
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani memberi keterangan ketika dijumpai selepas rapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. ANTARA/Putu Indah Savitri/pri. CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani memberi keterangan ketika dijumpai selepas rapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. ANTARA/Putu Indah Savitri/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan bahwa peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk enam proyek hilirisasi di Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2026.

“Nanti kami rencananya ada 6 proyek hilirisasi yang kami akan lakukan groundbreaking-nya, rencananya pada tanggal 6 sore hari, ya,” ujar Rosan ketika ditemui usai rapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Rosan menjelaskan, pelaksanaan groundbreaking enam proyek tersebut akan dilakukan secara serempak di enam lokasi yang berbeda.

“Rencananya bersamaan baik dari Kalimantan Barat, Cilacap (Jawa Tengah), Banyuwangi (Jawa Timur), dan proyek lainnya. Ya, ada 6 proyek lah, jadi kami akan lakukan bersamaan,” ujar Rosan.

Secara terpisah, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyampaikan bahwa proyek-proyek yang segera memasuki tahap awal pembangunan mencakup hilirisasi bauksit menjadi alumina, pembangunan pabrik bioetanol, hingga fasilitas produksi bioavtur.

Baca Juga: Nusantara Economic Outlook 2026: Airlangga Pastikan 18 Proyek Hilirisasi Siap Serap 276 Ribu Tenaga Kerja

“Itu artinya Indonesia sudah siap menuju negara berbasis industri,” kata Dony.

Sebelumnya, Rosan juga mengungkapkan bahwa pembangunan awal peternakan ayam pedaging dan ayam petelur dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026. Pemerintah melalui Danantara telah menyiapkan rencana investasi sebesar Rp20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur yang terintegrasi.

Pendanaan yang disiapkan Danantara tersebut merupakan bagian dari agenda hilirisasi pangan berskala besar yang akan melibatkan sejumlah badan usaha milik negara di sektor pangan, antara lain PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Berdikari.

Melalui keterlibatan BUMN, negara diharapkan dapat memberikan kepastian bagi peternak, mulai dari penyediaan bibit, penguatan rantai pasok, hingga pemasaran hasil produksi, sehingga harga tidak sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar bebas yang kerap merugikan peternak kecil.

Adapun seremoni groundbreaking peternakan ayam pedaging dan petelur tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 28 Januari 2026, namun kemudian mengalami penundaan.

Baca Juga: Infografik: 18 Proyek Hilirisasi Prioritas Tahun 2026

(Sumber: Antara) 

x|close