Ntvnews.id, Jakarta - Komisi XI DPR RI menetapkan susunan pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah melalui rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon pengganti anggota Dewan Komisioner.
Dalam keputusan rapat tersebut, Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK. Sementara itu, Hernawan Bekti Sasongko ditetapkan sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun sebelumnya mengatakan proses fit and proper test merupakan tindak lanjut dari surat presiden (surpres) yang telah disampaikan kepada DPR.
“Komisi XI akan melakukan fit and proper test terhadap calon Dewan Komisioner OJK untuk 5 posisi,” ucap Misbakhun, Selasa 10 Maret 2026.
Baca juga: Hari Ini DPR Fit and Proper Test 10 Calon Pimpinan OJK
Profil Friderica Widyasari Dewi
Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Dia terkenal sebagai artis lawas tahun 90-an. kini dia juga istri dari Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono.
Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelar tersebut pada 2001.
Setelah itu, Friderica melanjutkan studi ke California State University, Amerika Serikat, hingga memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2004.
Perempuan yang akrab disapa Kiki ini kemudian kembali melanjutkan pendidikan akademiknya di tanah air.
Ia berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada pada 2019.
Dalam dunia pasar keuangan nasional, Friderica bukanlah sosok baru. Rekam jejak kariernya di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Ia mulai berkiprah di BEI sejak 2005 dan kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar BEI pada periode 2009 hingga 2015.
Kariernya selanjutnya berlanjut di lembaga self-regulatory organization (SRO) lainnya, yakni PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Di lembaga tersebut, Friderica menjabat sebagai Direktur Keuangan pada 2015–2016.
Setelah itu, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT KSEI selama periode 2016–2019.
Pada tahun-tahun berikutnya, Friderica melanjutkan kiprahnya di industri pasar modal dengan menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada periode 2020–2022.
Selain pengalaman profesional yang panjang, Friderica juga memiliki sejumlah sertifikasi di bidang pasar modal. Ia tercatat mengantongi sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2019.
Baca juga: OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Jaya di Jakarta Pusat
Komisi XI DPR juga menetapkan Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK. Adapun jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Aset Keuangan Digital dan Kripto diisi oleh Adi Budiarso.
Selain itu, Dicky Kartikoyono ditetapkan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (EPK) OJK.
Setelah ditentukan kandidat terpilih, hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan DPR untuk selanjutnya dibawa ke rapat paripurna pada Kamis 12 Maret 2026 besok.
Profil Friderica Widyasari Dewi (OJK)